Jakarta – Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, resmi dijadikan posko utama untuk pengiriman bantuan logistik bagi korban bencana banjir dan longsor yang melanda Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.
Keputusan ini disampaikan oleh Panglima Komando Operasi Udara Nasional Pangkoopsudnas Marsdya TNI Minggit Tribowo, saat meninjau kesiapan posko, bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Minggit mengatakan bahwa posko gabungan TNI AU dan BNPB ini akan menjadi pusat konsolidasi seluruh kebutuhan logistik, mulai dari bahan makanan, air bersih, perlengkapan medis, hingga dukungan evakuasi udara.
“Kita buka posko di Lanud Halim Perdanakusuma bekerja sama dengan BNPB,” ujar Minggit di Lanud Halim Perdanakusuma.
Pembukaan posko ini dilakukan dalam rangka percepatan respons nasional terhadap bencana yang telah berdampak pada ribuan warga, kerusakan infrastruktur, serta terputusnya akses transportasi di sejumlah wilayah terdampak.
Pangkoopsudnas memastikan bahwa pesawat angkut TNI AU seperti Hercules C-130, CN-295, dan Helikopter SAR telah disiagakan untuk mempercepat distribusi bantuan ke titik-titik yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
BNPB bersama berbagai lembaga kemanusiaan terus menyiapkan bantuan tambahan, termasuk dapur umum, layanan kesehatan darurat, dan dukungan untuk anak-anak serta kelompok rentan.
Pembentukan posko ini menandai langkah terkoordinasi pemerintah pusat dalam menghadapi situasi darurat bencana yang kini masuk kategori prioritas nasional, mengingat luasnya dampak dan kebutuhan penanganan cepat. (tim)















