Serdang,Bangka Selatan – Suasana Desa Serdang, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, tampak semarak dan penuh warna pada Minggu Siang (26/10/2025) dengan digelarnya tradisi “Kawin Herdek”, prosesi pernikahan adat khas masyarakat Serdang yang dilaksanakan secara massal sebagai bentuk pelestarian adat dan budaya lokal.
Sejak pagi hingga malam ratusan warga tumpah ruah di sepanjang jalan desa Serdang untuk menyaksikan arak-arakan para pengantin yang mengenakan busana adat Melayu Bangka berwarna merah dan emas. Dentuman musik tradisional, tabuhan gendang, serta lantunan lagu-lagu daerah menambah kemeriahan suasana.
Para peserta “Kawin Heredek” dan warga tampak antusias, turut berjalan bersama sambil membawa hiasan dan seserahan adat yang melambangkan doa restu bagi pasangan pengantin.
Tradisi “Kawin Herdek” tidak hanya menampilkan keindahan busana dan adat, tetapi juga merefleksikan kebersamaan, gotong royong, dan nilai kekeluargaan yang kuat di tengah masyarakat Serdang. Arak-arakan budaya ini menjadi ajang silaturahmi antarwarga dan momentum mempererat hubungan sosial lintas generasi.
Kepala Desa Serdang, Fendi, dalam keterangannya pada Senin (27/10/2025) mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar seremoni adat, melainkan bentuk nyata pelestarian nilai-nilai budaya yang sarat makna.
“Kawin Herdek ini bagian dari identitas dan jati diri masyarakat Serdang. Kami ingin tradisi ini terus hidup dan dikenal lebih luas, karena di dalamnya terkandung nilai kebersamaan, adat istiadat, serta gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat kita,” ujar Fendi.
Ia juga menambahkan, kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang dapat menarik minat generasi muda untuk mencintai budaya lokal serta memperkuat potensi wisata budaya di Bangka Selatan.
Dengan antusiasme warga yang luar biasa, Kawin Herdek di Desa Serdang tahun 2025 menjadi bukti bahwa adat dan kearifan lokal masih hidup di tengah masyarakat modern sebuah warisan budaya yang patut dijaga dan diteruskan lintas generasi.















