TOBOALI,DJITUBERITA.COM – Pemerintah Desa Gadung, Kecamatan Toboali, berkolaborasi dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bangka Selatan dalam kegiatan penyuluhan anti narkoba bagi pelajar, sebagai upaya nyata membentengi generasi muda dari ancaman zat adiktif.

Penyuluhan yang digelar di Desa Gadung ini diikuti oleh pelajar dari sejumlah sekolah, seperti SMK Negeri 1 Toboali, MA Alhidayah, SMA Muhammadiyah, SMP Muhammadiyah, dan MTs Al Hasanah, dengan didampingi para guru.
Kepala Desa Gadung, Nuskandar D, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Desa Gadung juga telah membuka layanan pengaduan dan memfasilitasi rehabilitasi bagi warga yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba, bekerja sama dengan BNN Basel.
“Jangan takut untuk melapor jika menemukan korban narkoba. Rehabilitasi adalah bentuk penyelamatan, bukan hukuman. Kami sudah beberapa kali memfasilitasi warga untuk pulih bersama BNN,” tegas Nuskandar.

Sementara itu, Kepala Dinsos PPPA Basel, Sumindar, dalam pemaparannya menekankan pentingnya menjaga masa depan para remaja dari bahaya narkoba. Ia menyebut masa remaja sebagai masa kritis yang penuh rasa ingin tahu, dan harus dibentengi dengan nilai-nilai positif. Ia pun memberikan lima filter penting agar remaja tidak terjerumus:
1. Jangan jauh dari agama.
2. Bersahabatlah dengan orang-orang yang baik.
3. Rutin menuntut ilmu.
4. Dengarkan nasihat orang tua.
5. Aktiflah dalam kegiatan positif lingkungan.
“Kesempatan menjemput masa depan hanya datang sekali. Kalau sudah terkoyak oleh narkoba, sangat sulit untuk kembali utuh,” ujarnya penuh penekanan.
Kegiatan ini juga menghadirkan mantan pengguna narkoba yang membagikan pengalaman kelamnya sebagai peringatan nyata, serta pihak BNN Bangka Selatan yang menjelaskan peran serta layanan mereka, termasuk mekanisme rehabilitasi dan edukasi masyarakat tentang bahaya narkoba.
Sinergi antara Pemerintah Desa Gadung, Dinsos PPPA, dan BNN Basel ini menjadi contoh konkret bagaimana pencegahan narkoba harus dimulai dari akar masyarakat, menyentuh generasi muda secara langsung, dan dilakukan dengan pendekatan edukatif serta empatik. (*)















