Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita Utama

Satwa Endemik Babel Terancam, Tambang Ilegal Rusak Habitat Alami

×

Satwa Endemik Babel Terancam, Tambang Ilegal Rusak Habitat Alami

Sebarkan artikel ini
Caption Foto: Peduli Satwa: Upaya Konservasi Beruang Madu di Bangka Belitung.

Bangka Belitung – Maraknya tambang timah ilegal di Bangka Belitung semakin mengancam keberlangsungan satwa endemik. Penebangan hutan dan pengerukan sungai menyebabkan degradasi habitat alami, memaksa satwa liar seperti buaya muara dan tarsius mencari tempat baru yang sering bersinggungan dengan manusia.

Manager PPS Alobi Air Jangkang, Endy R. Yusuf, mengungkapkan bahwa konflik antara manusia dan satwa meningkat akibat rusaknya ekosistem. “Sering orang bilang, dulu di situ tidak ada buaya, tapi sekarang ada. Ini karena habitatnya terganggu,” ujarnya.

Selain buaya, tarsius juga terdampak akibat hilangnya tutupan vegetasi yang mengurangi sumber makanan dan tempat berlindung. Hal ini mengganggu rantai makanan dan merusak keseimbangan ekosistem.

Endy menekankan perlunya penerapan good mining practice (GMP) agar aktivitas pertambangan tidak semakin merusak lingkungan. Ia juga mengajak pemerintah, perusahaan tambang, dan masyarakat untuk bersinergi dalam penegakan hukum terhadap tambang ilegal serta melakukan rehabilitasi lahan dan konservasi satwa liar.

“Memulihkan ekosistem yang rusak memang membutuhkan waktu dan usaha besar, tetapi dengan kolaborasi yang kuat, alam bisa kembali seimbang,” tutupnya.(Tim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *