Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita Utama

Ratusan Ponton Keruk Timah di Laut Sukadamai, PT Timah Tak Berdaya!

×

Ratusan Ponton Keruk Timah di Laut Sukadamai, PT Timah Tak Berdaya!

Sebarkan artikel ini
Foto: Ponton-ponton tambang timah beroperasi di perairan Sukadamai, Toboali. Legal atau ilegal?

Toboali, Bangka Selatan – Tambang timah di perairan laut Sukadamai, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, kian carut marut. PT Timah Tbk, pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP), seolah tak mampu menahan hartanya yang terus dirampas secara ugal-ugalan.

Berbagai upaya telah dilakukan PT Timah untuk menggandeng mitra dalam menambang secara legal. Namun, hasilnya justru memperlihatkan ketimpangan.

Dari sekitar 100 ponton yang memiliki Surat Perintah Kerja (SPK), hanya separuh yang melaporkan hasil produksi ke PT Timah. Sisanya menurut informasi di himpun diduga dijual ke cukong timah ilegal yang mendapat modal dari bos besar luar daerah.

Mitra Resmi, fakta di Lapangan Berbeda

Saat ini, terdapat sembilan perusahaan berbentuk CV yang telah memperoleh izin dari PT Timah untuk menambang dengan jumlah SILO berbeda:

1. CV Victoria Bintang Selatan – 25 PIP
2. CV Jaya Mandiri – 20 PIP
3. CV Berkah Stania Jaya – 20 PIP
4. CV Teladan Jaya Abadi – 20 PIP
5. CV Alkhalaifi Global Anugerah – 10 PIP
6. CV Babel Raja Rejeki – 10 PIP
7. CV Torabika Manise – 5 PIP
8. CV Angsana Permai – 5 PIP
9. CV Saudara Abadi – 5 PIP

Namun, kondisi di lapangan menunjukkan angka yang jauh lebih besar. Berdasarkan sumber yang ditemui enggan namanya di sebutkan (3/3) mengatakan, lebih dari 100 ponton beroperasi, menciptakan celah besar bagi transaksi ilegal.

“Ada dugaan lebih dari 100 ponton tambang timah di perairan Sukadamai. Jumlahnya jauh lebih banyak dari yang resmi, jadi banyak yang main jual timah ke pembeli ilegal,”cetus sumber singkat.

Hingga berita ini dirilis, upaya konfirmasi kepada PT Timah Tbk masih berlangsung. Publik menunggu respons perusahaan plat merah ini terkait dugaan maraknya tambang ilegal yang kian tak terkendali. Apakah PT Timah akan mengambil langkah tegas, atau justru tetap diam dalam pusaran skandal ini?(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *