Toboali,Djituberita.com – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melaksanakan pendistribusian perdana paket Liquefied Petroleum Gas (LPG) untuk kapal penangkap ikan bagi nelayan di wilayah Bangka Selatan.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Pemkab Bangka Selatan pada Jumat (29/11/2024) ini dihadiri Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Patijaya, serta jajaran Kementerian ESDM dan Pertamina Babel, Forkopimda anggota DPRD Babel dan DPRD Basel Fraksi Golkar serta jajaran OPD Pemkab Basel terkait.
Dalam program ini, sebanyak 501 paket konversi BBM ke BBG diserahkan kepada nelayan di Bangka Selatan. Anggaran untuk program ini mencapai Rp 7 miliar, sebagai bagian dari upaya mendukung diversifikasi energi yang ramah lingkungan dan meningkatkan efisiensi operasional nelayan.
Bambang Patijaya, anggota DPR RI yang turut hadir, menegaskan bahwa Bangka Selatan menerima kuota terbesar dibandingkan kabupaten lain di Provinsi Bangka Belitung. “Bangka Belitung menerima lebih dari 1000 paket tahun ini, dan Bangka Selatan mendapatkan 501 paket dari total alokasi nasional sebanyak 15.000. Ini merupakan jumlah yang sangat besar untuk kabupaten Bangka Selatan,” jelas Bambang.
Sementara itu Wakil Bupati Debby Vita Dewi mewakili Bupati Bangka Selatan berhalangan hadir, menyampaikan apresiasi atas bantuan ini. “Konversi dari BBM ke BBG tidak hanya lebih efisien, tetapi juga mendukung kesejahteraan nelayan karena mampu mengurangi biaya operasional hingga 70%. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Bambang Patijaya dan Kementerian ESDM atas perhatian luar biasa ini,” ujar Debby.
Program ini diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian nelayan. Selain itu, para penerima manfaat diminta menjaga bantuan yang diberikan dan tidak menjualnya. Pihak Kementerian ESDM juga akan memonitor implementasi program ini selama setahun ke depan untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Selain memprioritaskan efisiensi energi, program ini juga mendukung pelestarian lingkungan dengan penggunaan energi yang lebih bersih. “LPG lebih ramah lingkungan, dan program ini adalah langkah nyata dalam mendukung keberlanjutan sektor perikanan kita,” ungkap Sumartono, Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara Kementerian ESDM, dalam sambutannya.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap kerja sama ini terus berlanjut dan dapat membawa manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya para nelayan yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.(Red/*)















