Gresik,Djituberita.com – PT TIMAH Tbk, anak usaha MIND ID, menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Xinyi Glass Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Gresik, pada 25 November 2024. Kerja sama ini bertujuan untuk mendukung hilirisasi industri kaca nasional, sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan hilirisasi sebagai prioritas strategis untuk mendorong ekonomi berkelanjutan.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Pengembangan Usaha PT TIMAH Tbk, Dicky Octa Zahriadi, dan Jia Ao, Direktur PT Xinyi Glass Indonesia. PT Xinyi Glass Indonesia, perusahaan kaca terkemuka yang berbasis di Hong Kong, telah berinvestasi besar di Indonesia dengan mendirikan pabrik di KEK JIIPE sejak Agustus 2022.
Optimalisasi Industri Kaca Nasional
Kerja sama ini mencakup penyediaan logam timah sebagai bahan baku untuk meningkatkan kualitas kaca berteknologi tinggi. Selain mendukung kebutuhan domestik, kolaborasi ini diharapkan memperkuat ekosistem industri hilir yang mandiri dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang produk dalam negeri di pasar internasional.
“MoU ini mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan investasi hilirisasi dan memperkuat ekosistem industri nasional. Pemanfaatan sumber daya lokal seperti timah harus terus dioptimalkan untuk menciptakan industri berkelanjutan,” ujar Dicky Octa Zahriadi.
Dukungan Pemerintah dan Tantangan Serapan Domestik
Direktur PT Xinyi Glass Indonesia, Jia Ao, menilai kerja sama ini akan memberikan keuntungan strategis bagi kedua pihak. Meski menghadapi tantangan rendahnya serapan domestik timah dibandingkan ekspor, kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah signifikan dalam meningkatkan kebutuhan lokal dan memperkuat rantai pasok dalam negeri.
“Xinyi Glass berkomitmen pada prinsip integritas dan profesionalisme. Kami yakin kerja sama ini akan memberikan dampak positif pada penguatan industri kaca nasional,” jelas Jia Ao.
Kolaborasi strategis ini menjadi angin segar bagi upaya hilirisasi di Indonesia, membuka peluang besar untuk pengembangan teknologi industri kaca, serta menciptakan ekosistem industri yang lebih berdaya saing.(Sumber -Humas PT Timah)















