Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita UtamaPertambangan

Produksi dan Laba PT Timah Tbk Melonjak, Fokus Teknologi dan Efisiensi

×

Produksi dan Laba PT Timah Tbk Melonjak, Fokus Teknologi dan Efisiensi

Sebarkan artikel ini
Caption: Public Expose PT Timah Tbk 2024 di Le Meridien Jakarta, Jumat (22/11/2024).

Jakarta, Djituberita.com – PT Timah Tbk (IDX: TINS) sukses mencatatkan kinerja gemilang pada Public Expose (Pubex) 2024 yang digelar di Le Meridien Jakarta, Jumat (22/11/2024). Perusahaan menyoroti berbagai pencapaian, termasuk peningkatan produksi dan laba bersih yang signifikan hingga kuartal III-2024.

Produksi dan Ekspor Timah Naik Signifikan:

Hingga September 2024, PT Timah mencatat produksi bijih timah sebesar 15.189 ton, naik 36% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Peningkatan ini didorong oleh penambahan armada operasional, pembukaan lokasi tambang baru, dan perbaikan kinerja operasional.

Dalam kurun waktu 2024, perusahaan mencatatkan ekspor sebesar 91% dari total produksi. Enam negara tujuan utama adalah Singapura (16%), Korea Selatan (15%), India (11%), Jepang (10%), Amerika Serikat (9%), dan Belanda (8%).

Keuangan Positif di Tengah Tantangan:

Laba bersih hingga September 2024 mencapai Rp908,81 miliar, atau 169% dari target. Pendapatan perusahaan juga meningkat 29% menjadi Rp8,25 triliun, seiring kenaikan harga rata-rata logam timah sebesar 15%, dari USD27.017 per metrik ton (2023) menjadi USD31.183 per metrik ton (2024).

Meski harga pokok pendapatan naik 4,5%, PT Timah berhasil membukukan laba usaha Rp1,42 triliun dan EBITDA Rp2,08 triliun, meningkat 194% dibandingkan tahun sebelumnya. Total aset perusahaan turun tipis 0,3% menjadi Rp12,82 triliun.

Rasio Keuangan Stabil:

Beberapa rasio keuangan menunjukkan hasil solid:

– Quick Ratio: 76,0%

– Current Ratio: 249,0%

– Debt to Asset Ratio: 44,0%

-Debt to Equity Ratio: 78,4%

– Fokus pada Teknologi dan Efisiensi

Direktur Utama PT Timah Tbk, Ahmad Dani Virsal, menegaskan pentingnya inovasi teknologi untuk menjaga daya saing perusahaan.

“Kita akan fokus pada perbaikan teknologi tambang dan proses produksi agar lebih efisien serta ekonomis,” ujarnya.

Prospek Positif:

Harga logam timah global rata-rata mencapai USD30.130 per ton hingga September 2024, naik 13,9% dibandingkan tahun sebelumnya. Proyeksi harga versi Bloomberg berada di kisaran USD28.000–31.000 per metrik ton.

PT Timah berkomitmen untuk terus mengoptimalkan sumber daya cadangan, teknologi penambangan, hingga peningkatan recovery bijih timah demi memberikan kontribusi maksimal kepada pemegang saham dan masyarakat.(Sumber -Humas PT Timah)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *