DJITUBERITA.COM – PT Timah Tbk kembali menggelar Diklat Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan (SMKP) Tahun 2025, yang diikuti oleh karyawan dan mitra usaha dari Bangka, Belitung, dan Kundur.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Inspektur Tambang Kementerian ESDM, Dr. Ing. Hendra Gunawan, yang menegaskan bahwa penerapan SMKP adalah kewajiban bagi seluruh perusahaan tambang sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 26 Tahun 2018.
“Keselamatan pertambangan bukan sekadar kewajiban regulasi, tetapi juga kebutuhan fundamental dalam menciptakan operasi yang aman, sehat, efisien, dan produktif. Oleh karena itu, perusahaan wajib melakukan audit internal SMKP minimal satu kali dalam setahun dan melaporkannya ke Kementerian ESDM,” ujar Hendra.
Ia juga mengapresiasi PT Timah Tbk yang secara konsisten mengadakan pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi SDM di bidang keselamatan pertambangan. Peserta diklat diharapkan mampu mengimplementasikan SMKP dalam pekerjaan sehari-hari dan bagi mereka yang nantinya menjadi auditor internal, dianjurkan melanjutkan ke jenjang Diklat Audit SMKP agar mendapatkan sertifikasi resmi.
Direktur Operasi & Produksi PT Timah Tbk, Nur Adi Kuncoro, menambahkan bahwa diklat ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menerapkan Good Mining Practices, sekaligus mendorong mitra usaha agar mampu melakukan audit SMKP secara mandiri.
“Pada tahun 2024, program ini telah berjalan sukses. Tahun ini, kami kembali menyelenggarakannya dengan harapan seluruh mitra usaha semakin memahami dan menerapkan SMKP, sehingga ke depan mereka dapat melakukan audit secara mandiri,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa PT Timah berkomitmen meningkatkan keselamatan kerja di internal perusahaan maupun mitra usaha. Dengan penerapan SMKP berkelanjutan, diharapkan dapat mencegah kecelakaan kerja dan mencapai Zero Fatality.
Melalui penyelenggaraan Diklat SMKP 2025, PT Timah Tbk semakin menegaskan perannya sebagai pelopor keselamatan kerja dan praktik pertambangan yang bertanggung jawab, guna menciptakan industri tambang yang lebih aman dan produktif.
Tim Humas PT Timah















