Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Bangka SelatanBerita Utama

Obrolan Malam Penuh Makna, Lintas Generasi Habang Bahas Masa Depan Basel

×

Obrolan Malam Penuh Makna, Lintas Generasi Habang Bahas Masa Depan Basel

Sebarkan artikel ini
Pertemuan hangat lintas generasi Habang di Warung Kopi Ca’ong. (Foto/Istimewa)

TOBOALI,DJITUBERITA.COM – Setelah sekian lama tak bersua dalam satu meja, sejumlah tokoh lintas generasi asal Habang, Toboali, Bangka Selatan akhirnya kembali berkumpul dalam suasana hangat di Warung Kopi Ca’ong, Jalan Sudirman, Senin malam (7/7/2025).

Obrolan santai mereka menjelma menjadi diskusi bernas seputar isu sosial,ekonomi,pemerintahan, hingga arah pembangunan Bangka Selatan ke depan.

Mereka tak datang dengan agenda formal, namun obrolan ringan antar sahabat lama ini justru menjelma menjadi ruang tukar gagasan tentang Bangka Selatan hari ini dan ke depan.

Duduk melingkar di kursi plastik sederhana, aroma kopi hitam dan asap rokok bercampur tawa serta pandangan penuh harapan.

Hadir dalam suasana itu tokoh Presedium H. Hidayat Tukijan yang dikenal tajam dalam menimbang arah gerak sosial-politik daerah. Ia ditemani Bung Marzam, seorang pemikir akar rumput yang selama ini aktif menggerakkan komunitas pemuda Habang. Turut hadir pula aktivis senior Matoridi yang dikenal setia mengawal isu-isu agraria dan sosial sejak era reformasi.

Obrolan menjadi lebih menarik dengan hadirnya dua ASN Bangka Selatan.Bang Yapiter dan Mayi yang memberikan sudut pandang birokratis namun tetap kritis juga sekaligus anggota presedium Bangka Selatan.

Mereka menyelami percakapan dari balik tirai pelayanan publik dan berharap semangat kolaborasi bisa terus hidup di tengah generasi baru.

Tak kalah penting, hadir pula seorang perempuan aktif Dewi Denaya, ia dikenal sebagai sosok yang konsisten berorganisasi di berbagai elemen masyarakat dan politik. Kehadirannya membawa warna baru dalam perbincangan, menegaskan bahwa perempuan hari ini bukan hanya pendengar, tapi juga pemikir dan penggerak.

Melengkapi forum kecil itu, awak media lokal sekaligus pemilik Djituberita.com Vilzar ikut terlibat, memotret percakapan menjadi narasi ringan namun penuh muatan. Ia lebih banyak mendengar, tapi sesekali menyisipkan tanya tajam yang menggugah keheningan jadi diskusi terbuka.

Malam itu, bukan hanya kopi yang menghangatkan. Tapi semangat lintas generasi Habang yang rindu akan kemajuan Bangka Selatan. Tentang mimpi yang tak selesai, dan cita-cita yang perlu diteruskan bersama dengan ketulusan, bukan kepentingan.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *