Toboali, Bangka Selatan – Sosok legislator termuda yang masih berusia 25 tahun Marcellio Susanto, S.Sos, resmi dilantik sebagai anggota DPRD Bangka Selatan periode 2024-2029 di Gedung Mahligai Junjung Besaoh, Selasa sore (17/9/24).
Seusai pelantikan, Marcellio yang penuh semangat dan dedikasi tinggi memberikan pernyataan kepada media.
“Terima kasih atas pertanyaannya. Awalnya tentu senang itu hanya sesaat, tapi yang harus kita pertimbangkan adalah tanggung jawab yang menyertai terpilihnya kami,”ungkapnya.
Duduk di DPRD bukan untuk dilayani, tetapi untuk bekerja demi masyarakat. Kami harus memperbaiki citra DPRD dan bekerja semaksimal mungkin,”ujar Marcellio lulusan S1 jurusan Hubungan Internasional Universitas Sriwijaya.
Menanggapi pertanyaan mengenai aspirasi masyarakat, Marcellio menyebut bahwa salah satu tuntutan utama adalah transparansi, terutama dalam hal rapat dan pembahasan anggaran,” kata legislator terpilih Dapil 1 Bangka Selatan.
“Banyak teman-teman di lapangan yang meminta transparansi dari anggota DPRD, dan ini bukan hal yang mudah, tetapi saya akan berusaha memperjuangkan,” tegasnya.
Sebagai satu-satunya legislator dari Partai Perindo Bangka Selatan, Marcellio akan bergabung dengan fraksi gabungan. “Walaupun hanya fraksi gabungan dengan 1 kursi.
Lanjutnya, Sebagai perwakilan Gen-Z, Marcellio membawa nilai-nilai transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan yang sangat diinginkan oleh masyarakat, khususnya kaum muda. “Kita sebagai generasi muda harus berani mengambil peran dan menunjukkan bahwa kita mampu membawa perubahan positif,” ujarnya.
Gen-Z cenderung lebih kritis terhadap masalah pemerintahan dan menuntut adanya transparansi dalam berbagai aspek, seperti pembahasan anggaran dan kebijakan publik.
Oleh karena itu, Marcellio berkomitmen untuk mendorong transparansi dan keterbukaan di DPRD Bangka Selatan, memastikan masyarakat dapat mengakses informasi terkait proses pengambilan keputusan,”pungkasnya.
“Saya tetap harus memberikan yang terbaik dan selalu mengutamakan kepentingan rakyat,” kata Marcellio, menutup pernyataannya.(*)















