Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita Utama

Laskar Anti Korupsi Basel Ingatkan KPU Maksimalkan Partisipasi Pemilih di Pilkada

×

Laskar Anti Korupsi Basel Ingatkan KPU Maksimalkan Partisipasi Pemilih di Pilkada

Sebarkan artikel ini
Caption foto: Dede Adam, Penggiat Laskar Anti Korupsi Bangka Selatan

Bangka Selatan – Penggiat Laskar Anti Korupsi Bangka Selatan, Dede Adam, mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bangka Selatan untuk terus berupaya meningkatkan partisipasi pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Dalam pernyataannya kepada awak media pada Rabu (2/10/24).

Dede panggilan tenarnya, menegaskan bahwa partisipasi masyarakat menjadi faktor kunci dalam keberhasilan penyelenggaraan Pilkada, apalagi dengan anggaran besar yang telah dialokasikan untuk proses pemilihan.

“KPU memiliki tanggung jawab besar dalam memaksimalkan partisipasi masyarakat. Anggaran yang berlimpah harus dikelola secara optimal agar Pilkada berjalan sukses, terutama Pilkada Bangka Belitung dan khususnya Bangka Selatan,” ujar Dede.

Dia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas KPU dalam menggunakan anggaran tersebut, serta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam Pilkada mendatang.

“Dana besar yang digelontorkan untuk Pilkada ini harus berdampak positif dengan meningkatnya kesadaran pemilih dan kepercayaan terhadap proses demokrasi,” lanjutnya.

Langkah-langkah konkret yang disarankan Dede mencakup sosialisasi yang masif dan tepat sasaran, memaksimalkan peran media lokal, dan kolaborasi dengan organisasi masyarakat untuk mengedukasi pemilih.

Dede menambahkan bahwa KPU dan Bawaslu harus bersinergi dalam melakukan sosialisasi serta pengawasan agar setiap tahapan Pilkada terlaksana dengan baik.

“Bawaslu juga memegang peran kunci dalam mencegah potensi kecurangan dan memastikan integritas setiap proses, sehingga kepercayaan publik terhadap Pilkada meningkat,” tambahnya.

“Partisipasi yang tinggi bukan hanya soal teknis penyelenggaraan, tetapi juga legitimasi dari hasil pemilihan itu sendiri,”pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *