Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita DaerahPemerintahanPolitikSosial

Krisis Air Bersih Melanda Bula-Bati, Anggota DPR RI Alimudin Kolatlena Pastikan Air Tetap Mengalir untuk Warga

12
×

Krisis Air Bersih Melanda Bula-Bati, Anggota DPR RI Alimudin Kolatlena Pastikan Air Tetap Mengalir untuk Warga

Sebarkan artikel ini

DJITUBERITA BULA, — Krisis air bersih yang melanda masyarakat di wilayah Bula dan Bati, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), menjadi perhatian serius Anggota DPR RI Alimudin Kolatlena.

Di tengah kesulitan warga memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, Alimudin memastikan distribusi air kepada masyarakat tetap berlanjut. Upaya tersebut dilakukan agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama kondisi krisis berlangsung.

Air bersih menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Warga membutuhkannya untuk minum, memasak, mandi, mencuci, hingga menjaga kebersihan lingkungan. Karena itu, keberlanjutan distribusi air dinilai menjadi langkah penting untuk meringankan beban masyarakat.

Alimudin menegaskan, masyarakat tidak boleh dibiarkan menghadapi kesulitan air bersih tanpa adanya penanganan.

“Yang paling utama adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Selama warga masih mengalami kesulitan mendapatkan air, distribusi harus terus berjalan,” ujar Alimudin. Kepada jituberita.com Minggu (16/08/2026).

Distribusi Harus Tepat Sasaran

Alimudin juga mendorong agar penyaluran air bersih dilakukan secara teratur dan tepat sasaran, terutama bagi masyarakat yang paling terdampak.

Menurutnya, penanganan krisis air bersih membutuhkan kerja sama semua pihak. Pemerintah daerah, instansi terkait, serta elemen masyarakat perlu memperkuat koordinasi agar distribusi dapat berjalan efektif dan tidak terhenti di tengah kondisi yang masih membutuhkan penanganan.

Ia menilai distribusi air bersih merupakan solusi darurat. Dalam jangka panjang, persoalan ketersediaan air harus mendapat perhatian lebih serius melalui pembangunan dan penguatan infrastruktur penyediaan air bersih.

Jangan Biarkan Warga Berjuang Sendiri

Krisis air bersih bukan sekadar persoalan ketersediaan air, tetapi menyangkut kehidupan dan kesehatan masyarakat.

Karena itu, Alimudin berharap persoalan yang terjadi di Bula dan Bati menjadi perhatian bersama. Pemerintah diharapkan dapat menghadirkan solusi berkelanjutan sehingga masyarakat tidak terus bergantung pada distribusi air ketika terjadi kekeringan atau gangguan pasokan.

“Distribusi ini harus tetap berjalan, tetapi kita juga harus memikirkan solusi jangka panjang. Masyarakat berhak mendapatkan akses air bersih yang layak dan berkelanjutan,” tegasnya.

Dengan kepastian distribusi air yang terus berlanjut, masyarakat Bula dan Bati diharapkan dapat sedikit terbantu menghadapi krisis yang terjadi.

Di tengah krisis, satu hal yang menjadi perhatian utama: memastikan air tetap mengalir dan warga tidak kehilangan akses terhadap kebutuhan paling mendasar. (SR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *