Toboali, Bangka Selatan – Malam Kota Toboali tampak berkilau oleh cahaya lampu dan semangat warga yang tumpah ruah di jalan utama Sudirman, meskipun sempat di guyur tetesan rinai hujan.

Dalam rangkaian kegiatan Tarkam Kemenpora 2025, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menampilkan parade drumband bertajuk Kemilau Pesona Bangka Selatan 2025, Selasa malam (21/10/2025).

Dari Tugu Adipura hingga Himpang Lime Alun – Alun Toboali, dentuman drum band berpadu dengan langkah-langkah kecil para peserta didik yang penuh percaya diri. Sebanyak 7 tim tingkat PAUD, 2 tim Junior, dan 4 tim Senior tampil memukau, memancarkan semangat generasi tunas bangsa dan kebanggaan daerah di hadapan Wakil Bupati Bangka Selatan, Bunda Debby Vita Dewi, serta ratusan warga yang memadati sisi jalan.

Bunda Debby Vita Dewi yang hadir langsung dalam acara tersebut tampak menyapa peserta dan warga dengan senyum ramah dan penuh kebanggaan.
“Malam ini luar biasa. Anak-anak kita tampil penuh semangat dan percaya diri. Ini bukti bahwa Bangka Selatan punya generasi muda yang hebat dan berani tampil,” ujarnya hangat.

Turut hadir dalam pelepasan peserta parade marching band tersebut tiga kepala OPD, yakni Kepala Disparpora Firmansyah, Kepala Dishub Benny Supratama, dan Kepala Dindik Ansory. Mereka mendampingi Bunda Debby Vita Dewi dalam momen yang penuh makna itu.
Selain itu, kegiatan juga mendapat dukungan pengamanan dari Satlantas Polres Bangka Selatan, Satpol PP, serta personel Dinas Perhubungan yang menjaga ketertiban di sepanjang rute parade.

Cahaya lampu kota yang memantul di basahnya jalan menambah kesan romantis di tengah semaraknya acara. Di antara dentuman musik, terlihat senyum dan tawa anak-anak peserta yang menikmati setiap langkah. Warga pun bertepuk tangan dan bersorak memberi semangat, menjadikan malam itu terasa seperti pesta kebanggaan masyarakat Bangka Selatan.

Ibu Aini (57) Salah satu warga desa Gadung yang jauh – jauh demi menonton atraksi mengatakan dirinya terharu melihat semangat para peserta.
“Toboali malam ini indah sekali. Anak-anak tampil hebat, suasananya ramai tapi hangat. Saya bangga jadi warga Bangka Selatan,” ujarnya.

Warga Toboali lainnya, Kasuma Jaya alias CU (53), menuturkan bahwa kegiatan ini membawa energi positif bagi masyarakat.
“Sudah lama tidak ada acara semeriah ini. Rasanya seperti seluruh kota bersatu, penuh tawa dan kebersamaan,” katanya.
Malam Kota Toboali benar-benar menampilkan pesona yang sulit dilupakan bukan hanya karena cahaya lampu dan dentuman musik, tapi karena pancaran semangat dan kebersamaan masyarakatnya. Dalam setiap irama dan langkah peserta, seolah terselip harapan agar Bangka Selatan terus tumbuh menjadi daerah yang kreatif, cerah, dan berdaya.















