Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Pertanian

Erzaldi Optimalkan Pertanian dan Peternakan sebagai Pilar Ekonomi Baru Babel

×

Erzaldi Optimalkan Pertanian dan Peternakan sebagai Pilar Ekonomi Baru Babel

Sebarkan artikel ini
Caption: Erzaldi Rosman bersama tim dan masyarakat menghadiri acara kebersamaan dalam mendukung program pembangunan Babel.

Bangka Belitung,Djituberita.com – Calon Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman Djohan, memandang sektor pertanian dan peternakan sebagai potensi besar untuk mendorong perekonomian Babel. Meski wilayah ini masih didominasi aktivitas pertambangan, Erzaldi percaya kedua sektor tersebut dapat dikembangkan menjadi pilar ekonomi baru yang berkelanjutan.

Erzaldi menyoroti berbagai komoditas unggulan di sektor pertanian, seperti lada putih (Muntok White Pepper), karet, kelapa sawit, serta tanaman hortikultura seperti nanas, durian, pisang, dan sayuran. Komoditas ini, menurutnya, memiliki pasar lokal dan domestik yang besar.

“Budidaya hortikultura yang disandingkan dengan teknologi pertanian modern mampu meningkatkan hasil panen secara signifikan,” ujar Erzaldi pada Jumat (22/11/2024).

Ia juga menambahkan bahwa lahan bekas tambang dapat dimanfaatkan untuk budidaya tanaman pangan, seperti jagung, singkong, dan kacang-kacangan, meskipun tantangan berupa biaya reklamasi dan kualitas tanah rendah perlu diatasi.

Di sektor peternakan, Erzaldi menilai Babel memiliki potensi besar untuk mengembangkan peternakan sapi, unggas, kambing, domba, hingga budidaya lebah madu, yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Untuk mendukung pengembangan sektor pertanian dan peternakan ini, Erzaldi memaparkan lima strategi utama:

1. Hilirisasi Produk: Mengolah hasil mentah menjadi produk bernilai tambah, seperti lada menjadi bubuk lada atau daging menjadi sosis.

2. Peningkatan Infrastruktur: Membuka akses jalan, membangun pasar, gudang pendingin, dan fasilitas irigasi.

3. Pemberdayaan Petani dan Peternak: Memberikan pelatihan teknologi modern dan akses pembiayaan melalui koperasi atau program pemerintah.

4. Pengelolaan Lahan Berkelanjutan: Mengelola lahan dengan praktik ramah lingkungan dan mereklamasi lahan tambang untuk kawasan produktif.

5. Penguatan Pasar dan Branding: Membentuk merek produk unggulan Babel, seperti lada putih, madu, dan hortikultura, serta menjalin kemitraan pasar nasional hingga internasional.

“Dengan infrastruktur, teknologi, dan pelatihan yang memadai, sektor pertanian dan peternakan dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru yang berkelanjutan. Reklamasi lahan tambang adalah peluang besar untuk menciptakan lahan produktif,” tutupnya.(Red/*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *