Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Bangka SelatanBerita daerah

Curah Hujan Tinggi, Pemkab Basel Himbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

229
×

Curah Hujan Tinggi, Pemkab Basel Himbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Sebarkan artikel ini
Plt. Kadis Kominfo yang juga menjabat sebagai Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID), Yuri Siswanto, S.ST., MM,

Toboali-Pemkab Bangka Selatan melalui Plt. Kadis Kominfo yang juga menjabat sebagai Pejabat Pengelola Informasi Daerah (PPID), Yuri Siswanto, S.ST., MM, mengeluarkan himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan tindakan pencegahan mengingat intensitas hujan yang tinggi di wilayah tersebut melalui press release, Senin (8/7/2024).

Yuri Siswanto Menyampaikan,
“Saat ini, wilayah Bangka Selatan sedang berada di musim penghujan dengan intensitas yang cukup tinggi, sering kali disertai angin kencang. Kondisi ini berpotensi menyebabkan genangan air, banjir, pohon tumbang, dan timbulnya penyakit.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan melakukan tindakan pencegahan di rumah dan lingkungan masing-masing. Langkah-langkah tersebut antara lain menjaga kebersihan lingkungan, khususnya saluran air, tidak membuang sampah sembarangan, dan merapikan pepohonan yang rentan tumbang atau menimpa rumah.”ujarnya.

Lebih lanjut, Yuri menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Saluran air harus dipastikan bebas dari sampah yang dapat menghalangi aliran air, sehingga mencegah terjadinya genangan yang dapat memicu banjir. Masyarakat juga diimbau untuk secara rutin memangkas pohon yang rentan tumbang, terutama pohon besar yang berada dekat dengan rumah, guna menghindari potensi kerusakan dan bahaya bagi penghuni rumah.

Dari aspek kesehatan, Yuri juga mengajak masyarakat untuk terus menerapkan gerakan 3M Plus untuk memberantas sarang nyamuk, yaitu:

1. Menguras tempat penampungan air.
2. Menutup tempat-tempat penampungan air.
3. Mendaur ulang barang-barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

Langkah Plus meliputi menanam tanaman pengusir nyamuk, memeriksa tempat-tempat penampungan air, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, menggunakan obat anti nyamuk, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi rumah, melakukan gotong royong membersihkan lingkungan, meletakkan pakaian bekas pakai dalam wadah tertutup, dan memberikan larvasida pada penampungan air yang sulit dikuras,”kata dia.

Yuri menjelaskan bahwa langkah-langkah ini sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, seperti demam berdarah.

“Beberapa waktu lalu, Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati telah memerintahkan kepada OPD terkait untuk terus siaga dalam pelayanan, utamanya terkait penanganan bencana. Kami telah menyiapkan tim siaga bencana yang selalu siap merespons setiap laporan dari masyarakat.

Masyarakat diharapkan dapat melaporkan kejadian bencana melalui nomor aduan penanggulangan bencana Bangka Selatan dan kanal media sosial Bupati Bangka Selatan,”tambahnya.

Yuri juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam penanggulangan bencana. “Kesadaran dan partisipasi masyarakat sangat vital dalam menghadapi situasi darurat. Kami mengharapkan warga dapat bekerja sama dengan pemerintah daerah dan mengikuti arahan yang diberikan. Selain itu, masyarakat diharapkan dapat menyebarkan informasi terkait langkah-langkah pencegahan ini kepada keluarga dan tetangga, sehingga kita dapat bersama-sama mengurangi risiko bencana.

Dalam upaya penanganan bencana, Pemkab Bangka Selatan juga terus berkoordinasi dengan berbagai lembaga terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, dan Dinas Pekerjaan Umum. “Kerja sama antar lembaga ini sangat penting untuk memastikan respons yang cepat dan efektif dalam menghadapi situasi darurat.

Pemkab Bangka Selatan berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,”tutup Yuri.

Sumber: Kominfo Bangka Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *