Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita NasionalBerita Utama

BPSDM Kemendagri Luncurkan Program Branding Bagi Pemimpin Daerah dan ASN untuk Tingkatkan Ekonomi

×

BPSDM Kemendagri Luncurkan Program Branding Bagi Pemimpin Daerah dan ASN untuk Tingkatkan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Peluncuran Program Region Branding for Prosperity (RBP) di BPSDM Kemendagri. Jakarta Selatan. Jumat (19/6/ 2026). Foto: Dok. BPSDM Kemendagri.

DJITUBERITA,JAKARTA – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri Kemendagri resmi meluncurkan program pelatihan Region Branding for Prosperity (RBP) di Gedung BPSDM Kemendagri, Jakarta Selatan, Jumat (19/6/2026).

Program ini dirancang untuk memperkuat kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam membangun reputasi wilayah yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah masing – masing secara berkelanjutan.

Melalui program tersebut, para pemimpin daerah diharapkan dapat menjadi arsitek pembangunan citra dan identitas wilayah yang kompetitif di tingkat nasional maupun global.

Peluncuran program dilakukan oleh Kepala BPSDM Kemendagri, Dr. Sugeng Hariyono, CACP, serta dihadiri Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN LAN RI, Dr. Tr. Erna Irawati, S.Sos., M.Pol.Adm, dan Direktur Utama PT  Invensi Masa Depan, Yuswohady, yang juga merupakan penulis buku Region Branding Diamond sebagai landasan konseptual program tersebut.

Program Region Branding for Prosperity lahir dari kebutuhan untuk mengoptimalkan berbagai potensi daerah yang selama ini belum terkelola secara maksimal.

Banyak wilayah di Indonesia memiliki kekuatan ekonomi, budaya, dan sejarah yang besar, namun belum mampu dikemas menjadi identitas yang kuat dan bernilai ekonomi.

Selain itu, sejumlah daerah dinilai belum memiliki narasi pembangunan yang konsisten sehingga keunggulan lokal belum dikenal secara luas.

Padahal, karakteristik dan keunikan daerah dapat menjadi modal penting dalam meningkatkan investasi, pariwisata, serta pertumbuhan ekonomi.

Berbasis Praktik dan Implementatif
RBP dirancang menggunakan metode pembelajaran 70:20:10, yang mengkombinasikan pembelajaran mandiri, sesi sinkron daring, serta coaching klasikal bersama para praktisi branding dan pengembangan ekonomi daerah.

Kurikulum pelatihan dibangun berdasarkan kerangka Region Brand Diamond dengan lima pilar utama, yakni Arena, Audience, Value, Narrative, dan Action (AAVNA).

Melalui pendekatan tersebut, peserta akan menyusun Region Brand Blueprint, yaitu cetak biru reputasi wilayah yang dapat diterapkan sebagai kebijakan strategis di daerah masing-masing.

Program ini ditujukan bagi pejabat pimpinan tinggi dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah yang memiliki peran strategis dalam pengembangan ekonomi wilayah.

Pelaksanaan pelatihan dilakukan melalui skema blended learning, sehingga peserta tetap dapat mengikuti program tanpa mengganggu tugas dan tanggung jawab utama di daerah.

Selain itu, program ini merupakan hasil sinergi antara BPSDM Kemendagri dan LAN RI. Capaian pembelajaran peserta akan diakui secara formal dalam sistem pengembangan kompetensi ASN nasional, sehingga memberikan nilai tambah bagi pengembangan karier peserta.

Peluncuran Region Branding for Prosperity menjadi langkah strategis dalam membangun kapasitas ASN yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi individu, tetapi juga pada penguatan reputasi daerah sebagai fondasi kemakmuran masyarakat.

Dengan branding wilayah yang kuat, daerah diharapkan mampu meningkatkan daya saing sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih luas. (Red)

Sumber: Humas BPSDM Kemendagri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *