Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita NasionalBerita Utama

PB SEMMI: Delegitimasi Pemerintah Inkonsitusional, Persatuan Nasional Harga Mati

×

PB SEMMI: Delegitimasi Pemerintah Inkonsitusional, Persatuan Nasional Harga Mati

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Umum PB SEMMI, Sandri Rumanama, mengajak seluruh elemen bangsa menjaga stabilitas nasional dan mendukung kinerja pemerintah di tengah dinamika global.Jakarta, 8 April 2026.

Jakarta – Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), Sandri Rumanama.   mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap fokus mendukung kinerja pemerintah di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Menurutnya, menjaga stabilitas nasional menjadi kunci agar pemerintahan dapat bekerja optimal dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sandri menilai, kemunculan isu pelengseran Presiden RI, Prabowo Subianto, yang beredar di media sosial merupakan narasi yang sengaja dibangun untuk membentuk opini negatif di ruang publik. Ia menegaskan, narasi tersebut berpotensi memicu instabilitas nasional menjelang pertengahan tahun 2026.

“Isu tersebut bukan sekadar wacana biasa, tetapi mengarah pada pembentukan opini kebencian yang dapat mengganggu stabilitas negara,” ujar Sandri dalam keterangan tegasnya Rabu Siang (8/4/2026).

Ia juga menduga adanya pola sistematis yang melibatkan sejumlah pihak dalam menyebarkan isu tersebut. Pola ini, kata dia, mengarah pada upaya menciptakan kondisi chaos yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Sandri menyoroti peran sejumlah kelompok, termasuk aktivis, mahasiswa, dan organisasi non-pemerintah (NGO), yang dinilai seolah melakukan “cipta kondisi” untuk memicu kegaduhan politik.

“Upaya mendelegitimasi pemerintah yang sah merupakan tindakan inkonstitusional dan harus dilawan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya persatuan nasional agar masyarakat tidak mudah terpecah oleh berbagai isu yang berkembang di ruang publik.

Menurut Sandri, pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo saat ini tengah bekerja keras menghadapi sejumlah tantangan strategis, seperti penguatan ekonomi nasional, krisis energi global, serta ketidakpastian geopolitik.

“Presiden sedang bekerja menghadapi dinamika global yang sangat kompleks. Sudah seharusnya kita memberikan dukungan penuh, bukan justru menciptakan kegaduhan politik yang merugikan rakyat,” pungkasnya.

Oleh karena itu, Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI), dan seluruh elemen bangsa diharapkan mengedepankan persatuan dan kesatuan, menjaga ruang publik tetap sehat, serta tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang berpotensi memecah belah. Di tengah dinamika global yang kian kompleks, solidaritas nasional menjadi kunci agar Indonesia tetap kokoh, stabil, dan mampu melangkah maju sebagai bangsa yang berdaulat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *