Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
BabelBangka SelatanBerita Utama

Gangguan Jaringan PT Telkom Picu Kelangkaan BBM Milik Pertamina di SPBU

523
×

Gangguan Jaringan PT Telkom Picu Kelangkaan BBM Milik Pertamina di SPBU

Sebarkan artikel ini
Sumber foto Ist di salah satu SPBU di wilayah Kota Toboali.

Toboali Bangka Selatan-Akibat jaringan bermasalah milik PT Telkom, hampir semua SPBU di wilayah kota Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, tidak dapat menyalurkan BBM kepada konsumen sepanjang hari ini, terkait hal ini pun jadi memicu kelangkaan baik di SPBU maupun di tingkat pengecer.

Pantauan media di SPBU 24.331.154 Jalan Dr. Wahidin Kampung Bukit Toboali pada Kamis malam (6/6/2024),para konsumen yang sudah lama mengantri di SPBU, alhasil tidak bisa membeli BBM sejak siang tadi.

Seorang konsumen yang enggan disebutkan namanya membenarkan hal ini, “Percuma bikin aturan kalau masih ribet seperti ini, sama saja di lapangan juga tidak ada aturan yang tegas” ucapnya kesal kepada media Djituberita.com.

Seorang pegawai nosel di SPBU tersebut juga membenarkan, “Memang karena jaringan bermasalah, sehingga kami belum bisa menyalurkan BBM kepada konsumen walaupun BBM di SPBU kami penuh,” jelasnya.

Selain itu, keluhan dari masyarakat semakin meningkat. Seorang warga mengungkapkan, “Kami sangat kesulitan dengan kondisi ini. Setiap hari harus mengantri panjang untuk mendapatkan BBM, dan itu pun tidak selalu tersedia. Ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari,” katanya dengan nada kesal.

Sumber konsumen lainnya menambahkan, “Seharusnya ada solusi cepat dari pihak terkait. Ini masalah serius yang harus segera diatasi,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis,kami terus berupaya mencari keterangan terkait permasalahan ini, terkhusus pihak PT TELKOM dan pihak Pertamina yang berdampak bakal jadi pemicu kelangkaan BBM di wilayah kota Toboali kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dikutip sebelumnya dari Merdeka.com, PT Pertamina (Persero) telah menerapkan sistem digital dalam penyaluran BBM di ribuan SPBU untuk membuat proses pencatatan BBM yang disalurkan menjadi lebih akurat.

Direktur Enterprise and Business Telkom, Dian Rachmawan, menjelaskan bahwa PT Telkom Indonesia selaku mitra akan menempatkan sensor penghitung penyaluran BBM dari tangki pendam hingga keran penyaluran di dispenser.

“Kita akan memasang semua sensor dari tangki penyimpanan, pengisian sampai di nozzle,” kata Dian, di Kantor Badan Pengatur Kegiatan Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas),”terang Dian.

Dian menambahkan, Telkom akan membangun aplikasi dan jaringan internet untuk menampung dan menyalurkan data, “Kita siapkan platform aplikasi yang menggabungkan semua devices. Jaringan kami cukup yakin karena sensor ini bisa berjalan dengan jaringan 3G. Jika jaringan 4G tidak ada, tidak masalah,” ujarnya.

Senior Vice President Corporate ICT Pertamina, Jeffrey Tjahja Indra, menambahkan bahwa data penyaluran BBM dari tangki timbun hingga ke kendaraan akan tercatat secara digital dan dilaporkan ke pusat data untuk diteruskan ke BPH Migas selaku regulator penyaluran BBM.

Masyarakat berharap agar masalah ini segera diatasi agar distribusi BBM kembali normal dan aktivitas sehari-hari tidak lagi terganggu.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *