IMG_20240303_185723
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Bangka SelatanPendidikan

Elfan Rulyadi: 3,5 Miliar Untuk Seragam Sekolah Gratis,Terus Berlanjut

84
×

Elfan Rulyadi: 3,5 Miliar Untuk Seragam Sekolah Gratis,Terus Berlanjut

Sebarkan artikel ini
Caption: Elfan Rulyadi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan.

Bangka Selatan – Djituberita.com,
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan telah menganggarkan dana sebesar Rp3,5 miliar untuk program seragam sekolah gratis di tingkat SD dan SMP.

Anggaran ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah Kabupaten Bangka Selatan untuk mendukung dunia pendidikan .

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Selatan, Elfan Rulyadi, program seragam gratis merupakan salah satu dari empat program politik Riza -Debby yang akan terus berlanjut.

Program ini sudah memasuki tahun keempat dan masih diterapkan untuk siswa SD dan SMP negeri dan swasta di Bangka Selatan,”ungkap dia dalam wawancara ruangan kerjanya, Rabu (21/2/24) siang.

Pengadaan seragam dan perlengkapan sekolah gratis di tahun 2024 akan difokuskan pada siswa baru yang masuk kelas I SD dan kelas VII SMP negeri serta swasta.

Anggaran yang dialokasikan untuk SD lebih besar, yaitu Rp 2 miliar, sedangkan untuk SMP sebesar Rp1,5 miliar. Program ini telah ditetapkan sesuai dengan perkiraan jumlah peserta didik baru yang akan diterima pada tahun ajaran 2024/2025,”rinci Elfan.

Pada tahun ajaran sebelumnya, yakni 2023/2024, sebanyak 8.000 siswa telah menerima 12 item seragam dan perlengkapan sekolah gratis, termasuk ikat pinggang, topi, dasi, tas, buku, pensil, pulpen, dan penggaris.

Dengan anggaran yang telah disediakan, estimasi untuk SD dan SMP adalah masing-masing di atas 4.000 item untuk tahun ini,”kata Elfan.

Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan, khususnya para orang tua yang memiliki anak usia sekolah.

Proses pendistribusian seragam dan alat tulis gratis akan dilakukan setelah penerimaan peserta didik baru selesai atau di awal tahun ajaran baru,”tutupnya.

(Vilzar – red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *