Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita Daerah

HUT RI ke-81, PWI Bangka Berbagi Sembako, Ardam: Pers Tetap Pilar Demokrasi

×

HUT RI ke-81, PWI Bangka Berbagi Sembako, Ardam: Pers Tetap Pilar Demokrasi

Sebarkan artikel ini
Penyerahan paket “Sembako Kemerdekaan” kepada wartawan dalam rangka menyambut HUT RI ke-81 di Sekretariat PWI/Pokja Wartawan Bangka, Jumat (14/8/2026)

DJITUBERITA,BANGKA – Semangat kemerdekaan tidak hanya tercermin dalam perjuangan merebut kemerdekaan, tetapi juga melalui peran pers dalam menjaga demokrasi dan menjalankan fungsi kontrol sosial.

Dalam rangka menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bangka bersama Pokja Wartawan Bangka membagikan paket sembako kepada sejumlah wartawan, termasuk beberapa jurnalis di luar organisasi tersebut.

Ketua PWI Kabupaten Bangka sekaligus Ketua Pokja Wartawan Bangka, Ardam, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian terhadap sesama insan pers.

“Untuk merayakan HUT RI ke-81, kita hanya ada kegiatan membagikan paket sembako kepada wartawan yang tergabung di PWI Bangka, Pokja Wartawan Bangka, dan beberapa wartawan di luar organisasi. Paket ini kita namakan paket sembako kemerdekaan,” ujar Ardam, Jumat (14/8/2026) siang.

Menurutnya, perhatian terhadap wartawan tidak harus selalu dalam bentuk besar. Yang terpenting, kata Ardam, masih ada pihak yang menunjukkan kepedulian terhadap profesi jurnalistik.

Ia juga menegaskan bahwa wartawan tidak bekerja untuk mencari perhatian ataupun mengejar kedekatan dengan penguasa. Wartawan menjalankan tugas berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta aturan dan kode etik jurnalistik.

“Profesi wartawan tugasnya mencari berita, bukan mencari perhatian penguasa wilayah atau pihak yang berkepentingan. Profesi wartawan memiliki sejarah panjang dan diakui negara,” tegasnya.

Ardam mengingatkan, pers merupakan salah satu pilar penting demokrasi melalui fungsi kontrol sosial. Karena itu, hubungan antara pemerintah dan pers sebaiknya tetap dibangun secara profesional tanpa menghilangkan independensi media.

“Kalau pena wartawan dibutuhkan, silakan. Kalau tidak dibutuhkan, nyantai saja, bro,” ujarnya.

Di momentum HUT RI ke-81, Ardam juga mengajak seluruh wartawan untuk terus meningkatkan profesionalitas dan menjalankan tugas sesuai UU Pers serta ketentuan Dewan Pers.

“Kita sama-sama berbenah. Bukan berarti wartawan yang tergabung di PWI Bangka dan Pokja Wartawan Bangka lebih baik dari yang lain,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *