DJITUBERITA,JAKARTA – Memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada Rabu, 1 Juli 2026, Koordinator SIAGA 98, Hasanuddin, SH, menegaskan bahwa momentum peringatan ini harus menjadi refleksi bagi institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk terus memperkuat komitmennya sebagai alat negara yang profesional, independen, dan berorientasi pada kepentingan bangsa.
Menurut Hasanuddin, sejarah telah memberikan pelajaran berharga mengenai pentingnya menjaga institusi negara agar tidak terjebak dalam kepentingan politik praktis.
Ia menyinggung pengalaman pada masa Orde Baru ketika institusi pertahanan negara dinilai terlalu jauh masuk ke dalam ranah politik kekuasaan, sehingga menjadi catatan sejarah yang tidak boleh terulang.
“Profesionalisme Polri hanya dapat terjaga apabila institusi ini berdiri tegak di atas konstitusi, menjunjung tinggi supremasi hukum, menjaga netralitas, serta menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan politik praktis,” ujar Hasanuddin dalam pernyataannya, Rabu Dinihari (1/7/2026).
Ia menegaskan, SIAGA 98 meyakini Polri memiliki mandat konstitusional sebagai alat negara yang bertugas menegakkan hukum, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, sekaligus memelihara keamanan dan ketertiban nasional. Karena itu, mandat tersebut harus dijalankan secara independen, profesional, dan akuntabel.
Hasanuddin juga menilai kepercayaan publik merupakan modal utama bagi Polri dalam menjalankan tugasnya. Kepercayaan tersebut, katanya, hanya dapat dibangun melalui penegakan hukum yang adil, tanpa pandang bulu, bebas dari intervensi kekuasaan, serta tanpa diskriminasi terhadap siapa pun.
Pada momentum Hari Bhayangkara ke-80, SIAGA 98 berharap Polri semakin profesional, semakin dipercaya masyarakat, dan semakin teguh menjalankan perannya sebagai pengawal konstitusi serta pelindung seluruh warga negara.
Dalam kesempatan itu, SIAGA 98 turut menyampaikan apresiasi kepada Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, atas dedikasinya dalam melanjutkan proses reformasi kelembagaan Polri menuju institusi yang lebih profesional, modern, dan berintegritas.
Hasanuddin menilai upaya memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga kepercayaan masyarakat merupakan langkah yang perlu terus dilanjutkan demi mewujudkan Polri yang semakin adaptif terhadap tantangan masa depan.
Mengakhiri pernyataannya, SIAGA 98 menyampaikan ucapan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Polri, disertai harapan agar institusi kepolisian tetap menjadi penjaga hukum, pelindung rakyat, pengayom masyarakat, dan pengawal demokrasi sesuai amanat konstitusi.
“Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Semoga Polri semakin profesional, modern, dan selalu menjadi pelindung, pengayom, serta pelayan masyarakat,”















