Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita NasionalBerita Utama

Rion Adi Pemuda Timur Ucapkan Selamat kepada Kepala BGN Baru, Dorong Optimalisasi Program Gizi di Kawasan 3T

×

Rion Adi Pemuda Timur Ucapkan Selamat kepada Kepala BGN Baru, Dorong Optimalisasi Program Gizi di Kawasan 3T

Sebarkan artikel ini
Rion Adi menyampaikan selamat kepada Nanik S. Deyang, pilihan Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin BGN, serta berharap program gizi nasional semakin optimal di kawasan 3T dan daerah stunting tinggi. (Foto: Dok. Istimewa)

DJITUBERITA,JAKARTA – Tokoh Pemuda Timur, Rion Adi, menyambut positif penunjukan Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, pergantian kepemimpinan tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat program gizi nasional dan mempercepat penanganan stunting, khususnya di kawasan Indonesia Timur serta wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang masih membutuhkan perhatian serius pemerintah.

Rion Adi berharap kepemimpinan baru di BGN mampu menghadirkan kebijakan yang lebih efektif dan tepat sasaran dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Ia menilai kawasan Indonesia Timur masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan akses layanan kesehatan, pemenuhan gizi, hingga distribusi pangan berkualitas.

“Kami mengucapkan selamat kepada Ibu Nanik S. Deyang atas amanah yang diberikan Presiden Prabowo Subianto. Kami berharap BGN di bawah kepemimpinan beliau mampu memperkuat implementasi program gizi nasional secara merata, terutama di kawasan 3T dan daerah dengan prevalensi stunting yang masih tinggi,” ujar Rion Adi dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026) di Jakarta.

Menurutnya, keberhasilan program gizi nasional tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran yang tersedia, tetapi juga oleh ketepatan sasaran program, kolaborasi lintas sektor, serta keterlibatan aktif pemerintah daerah dan masyarakat dalam pelaksanaannya.

Rion Adi juga mendorong agar berbagai program strategis pemerintah, khususnya pemenuhan gizi bagi anak-anak dan ibu hamil, dapat menjangkau wilayah-wilayah terpencil di Papua, Maluku, Nusa Tenggara, serta daerah kepulauan lainnya yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses pelayanan dasar.

“Indonesia Timur memiliki potensi besar, namun masih memerlukan penguatan intervensi gizi yang berkelanjutan. Kami berharap BGN mampu menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan sehingga target penurunan stunting nasional dapat tercapai secara optimal,” katanya.

Lebih lanjut, ia menyatakan kesiapan untuk mendukung berbagai program edukasi dan sosialisasi yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak usia dini sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia yang unggul.

Menurut Rion, keberhasilan program gizi nasional akan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung visi pembangunan Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Dengan kepemimpinan baru di BGN, berbagai pihak berharap percepatan pembangunan sumber daya manusia unggul dapat diwujudkan melalui program gizi yang efektif, terukur, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Fokus pada kawasan 3T dan daerah dengan angka stunting tinggi dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas generasi bangsa di masa depan,”pungkas Rion.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *