Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita NasionalBerita Utama

Seskab Teddy Ungkap Keberhasilan Presiden Prabowo Tekan Tarif Dagang AS

×

Seskab Teddy Ungkap Keberhasilan Presiden Prabowo Tekan Tarif Dagang AS

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan keterangan pers di Hotel Four Seasons, Washington, D.C., Jumat (20/2/2026), terkait kesepakatan penurunan tarif dagang RI–AS. Foto: Dok. Humas Seskab

Jakarta/Washington DC – Diplomasi ekonomi Presiden RI Prabowo Subianto dalam kunjungan kerja ke Washington DC Amerika Serikat, membuahkan hasil konkret berupa penurunan signifikan tarif perdagangan produk Indonesia. Tarif yang sebelumnya berada di kisaran 32 persen kini turun menjadi 19 persen.

Kabar tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya kepada awak media di Hotel Four Seasons, Jumat (20/2/2026).

Baca Juga Selengkapnya: Presiden Prabowo Bertolak ke Washington, D.C., Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–AS

Baca Juga Selengkapnya: Di Tengah Tugas Negara, Seskab Letkol Teddy Ikuti Dikreg Seskoad dan Studi S3 ITB

Baca Juga Selengkapnya: Seskab Teddy Bantah Pemerintah Lamban, Respons Bencana Sudah Dimulai Sejak Hari Pertama

Ia menjelaskan bahwa penurunan tarif tersebut telah diformalkan melalui perjanjian bilateral yang ditandatangani langsung oleh kedua pihak.

“Perjanjiannya memang menjadi 19 persen, dari sebelumnya tahun lalu 32 persen menjadi 19 persen,” ujar Teddy.

Tarif Nol Persen untuk 1.819 Produk Unggulan

Selain penurunan tarif umum, kesepakatan bilateral tersebut juga memberikan fasilitas tarif 0 persen bagi 1.819 produk unggulan Indonesia, terutama dari sektor pertanian dan industri strategis.

Menurut Teddy, komoditas yang memperoleh fasilitas bebas bea masuk tersebut antara lain kopi, kakao, minyak kelapa sawit, serta produk semi konduktor. Kebijakan ini dinilai akan memperluas peluang ekspansi produk Indonesia di pasar Amerika Serikat sekaligus meningkatkan daya saing ekspor nasional.

“Ada tarif 0 persen untuk 1.819 produk unggulan, khususnya di bidang pertanian dan industri, seperti kopi, kakao, minyak kelapa sawit, kemudian semi konduktor,” jelasnya.

Satu-satunya Kepala Negara yang Bertemu Bilateral Trump

Pertemuan bilateral Presiden Prabowo dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump berlangsung di sela agenda Board of Peace, forum internasional yang dihadiri lebih dari 15 kepala negara dan kepala pemerintahan.

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo disebut menjadi satu-satunya kepala negara yang melakukan pertemuan bilateral langsung dengan Presiden Trump.

“Dari lebih dari 15 kepala negara dan pemerintahan yang hadir, satu-satunya yang melakukan bilateral langsung dengan Presiden Trump adalah Presiden Prabowo,” ungkap Teddy.

Usai penandatanganan perjanjian, kedua pemimpin melanjutkan pembahasan dalam pertemuan tertutup selama sekitar 30 menit. Sejumlah isu strategis dibahas dalam suasana yang dinilai konstruktif dan produktif.

Teddy menyatakan pemerintah masih menunggu perkembangan lanjutan dari implementasi kesepakatan tersebut, sekaligus membuka peluang adanya perbaikan skema tarif di masa mendatang.

“Kita tunggu saja, mungkin dalam waktu dekat, yang sekarang 19 persen, ke depan bisa menjadi lebih baik lagi untuk Indonesia,” ujarnya.

Diplomasi Presiden Prabowo di Washington menegaskan komitmen pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan ekonomi nasional melalui pendekatan langsung di tingkat kepala negara. Penurunan tarif serta fasilitas bebas bea bagi ribuan produk unggulan diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia dalam peta perdagangan global dan mendorong pertumbuhan ekspor ke pasar Amerika Serikat. (Rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *