Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Bangka

Menu MBG Berbasis Lokal, Bupati Bangka Minta SPPG Libatkan Petani Daerah

×

Menu MBG Berbasis Lokal, Bupati Bangka Minta SPPG Libatkan Petani Daerah

Sebarkan artikel ini
Bupati Bangka H. Fery Insani memimpin rapat koordinasi bersama SPPG dan Satuan Pelayanan Penyediaan Pangan se-Kabupaten Bangka terkait penguatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ruang Pertemuan Parai Tenggiri, Kamis (15/1/2026). Foto: Dinkominfotik Bangka

Bangka – H. Fery Insani memimpin rapat koordinasi (Rakor) bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Satuan Pelayanan Penyediaan Pangan se-Kabupaten Bangka, yang digelar di Ruang Pertemuan Parai Tenggiri, Kamis (15/1/2026).

Rakor tersebut membahas penguatan koordinasi sekaligus sinkronisasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang merupakan program strategis pemerintah pusat dalam rangka peningkatan gizi anak dan ketahanan pangan nasional.

Dalam arahannya, Bupati Bangka menekankan pentingnya pelaksanaan program MBG secara maksimal dan tanpa hambatan. Ia mengingatkan agar seluruh dapur MBG dapat segera beroperasi optimal.

“Jangan sampai ada kendala dalam pelaksanaan, seperti masih adanya 31 dapur MBG yang belum beroperasi, sementara baru tujuh dapur yang sudah berjalan. Karena itu kita duduk rembuk hari ini agar ada kesepahaman bersama dan tidak terjadi masalah saat produksi maupun distribusi,” ujar Bupati.

Selain itu, Bupati juga mendorong SPPG agar memberdayakan potensi lokal dalam penyediaan menu harian MBG. Menurutnya, keterlibatan petani, peternak, dan pelaku usaha kecil daerah akan memberikan manfaat ganda.

“Kelompok tani yang menanam buah-buahan, pengrajin tahu-tempe, petani sayur, hingga peternakan ayam petelur bisa dilibatkan dalam dapur MBG. Program ini bukan hanya menyehatkan anak-anak kita, tetapi juga menjadi sumber rezeki bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.

Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Bangka berharap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih terkoordinasi, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan gizi anak dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Sumber: Dinkominfotik Bangka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *