DJITUBERITA,BANGKA SELATAN – Duka menyelimuti warga Dusun Serdang, Desa Jelutung II, Kabupaten Bangka Selatan, setelah kebakaran hebat melanda permukiman mereka pada Sabtu (10/10/2026) malam.
Di tengah kepanikan dan kehilangan, Wakil Bupati Bangka Selatan, Hj. Debby Vita Dewi, S.E., M.M., turun langsung menemui warga terdampak untuk menyampaikan empati sekaligus memastikan penanganan darurat berjalan.
Kehadiran Wabup Debby di lokasi kebakaran menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit. Ia menyambangi warga, memberikan dukungan moril, serta berinteraksi dengan keluarga terdampak, termasuk anak-anak yang ikut merasakan dampak musibah tersebut.
Suasana haru mewarnai pertemuan itu. Di tengah kondisi yang masih memerlukan penanganan, warga membutuhkan bukan hanya bantuan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dukungan untuk menghadapi ketidakpastian setelah kebakaran.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, saya menyampaikan rasa prihatin dan empati yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak kebakaran di Dusun Serdang. Kami memahami bahwa kondisi ini tidak mudah bagi warga, terlebih bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan barang-barang miliknya,” ujar Debby.
Ia menegaskan, pemerintah daerah berupaya hadir mendampingi masyarakat sejak masa awal penanganan bencana. Koordinasi dengan perangkat daerah dan pihak terkait terus dilakukan untuk mengupayakan pemenuhan kebutuhan mendesak, pelayanan kesehatan, serta dukungan sementara bagi warga yang terdampak.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini. Pemerintah daerah akan berupaya hadir dan membantu sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan yang ada,” katanya.
Sekitar satu jam kemudian, Debby bersama belasan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) tiba di lokasi. Mereka meninjau kondisi warga sekaligus memastikan koordinasi penanganan darurat dilakukan sesuai kebutuhan di lapangan.
Dukungan juga datang dari tenaga kesehatan sejumlah puskesmas terdekat yang dikerahkan untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mulai menyalurkan bantuan makanan ringan yang disediakan di SD Negeri 7 Simpang Rimba. Persiapan pendirian dapur umum turut dilakukan guna mendukung kebutuhan pangan warga selama masa tanggap darurat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sembari menunggu pendataan dan penanganan lanjutan.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan mengajak masyarakat, organisasi sosial, dan berbagai pihak untuk bergotong royong membantu warga terdampak. Di tengah musibah yang menyisakan duka, solidaritas diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda.
Pemerintah daerah juga diharapkan terus memperbarui data korban, kerusakan bangunan, serta kebutuhan mendesak agar penanganan dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Sumber: Kominfo Bangka Selatan















