Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita NasionalJakarta

Haidar Alwi Insitute Puji Polri, Bongkar 214 Ton Narkoba Setara Selamatkan 629 Juta Jiwa

×

Haidar Alwi Insitute Puji Polri, Bongkar 214 Ton Narkoba Setara Selamatkan 629 Juta Jiwa

Sebarkan artikel ini
Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI) R. Haidar Alwi saat menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Polri dalam pemberantasan narkoba pada acara Deklarasi Relawan Milenial Prabowo Subianto, di Jakarta, Selasa (29/10/2025).

Jakarta – Tokoh nasional sekaligus Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R. Haidar Alwi, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Polri yang berhasil mencatat prestasi luar biasa dalam pemberantasan narkoba selama periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025.

Dihadapan Presiden Prabowo Subianto, Polri memusnahkan barang bukti narkoba sebanyak 214,84 ton senilai Rp29,37 triliun dari 49.306 kasus yang melibatkan 65.572 tersangka. Menurut Haidar, capaian ini merupakan bukti konkret keseriusan Polri menjalankan perintah Presiden untuk menjadikan pemberantasan narkoba sebagai prioritas nasional.

“Pemusnahan sebesar ini bukan hanya angka statistik, tetapi simbol penyelamatan masa depan bangsa. Berdasarkan estimasi, Polri berhasil menyelamatkan lebih dari 629,93 juta jiwa dua kali lipat dari jumlah penduduk Indonesia saat ini,” ujar Haidar dalam keterangannya di Jakarta, (29/10/2025).

Operasi Masif dan Terukur

Haidar menjelaskan, pemusnahan 214,84 ton narkoba menunjukkan skala operasi yang sangat besar dan terkoordinasi. Nilai ekonomi kejahatan narkoba yang mencapai puluhan triliun rupiah berhasil dipatahkan, menandakan bahwa Polri kini tak hanya menindak bandar besar, tetapi juga mengurai jaringan kecil di seluruh wilayah Indonesia.

“Dari 49.306 kasus dan 65.572 tersangka, terlihat bahwa Polri bergerak sistematis. Ini bukan operasi biasa, tapi kerja keras yang melibatkan intelijen, koordinasi antar lembaga, hingga keberanian eksekusi di lapangan,” tambahnya.

Menyelamatkan Generasi Bangsa

Menurut Haidar, estimasi penyelamatan 629 juta jiwa memang bersifat simbolis, namun menggambarkan dampak sosial yang luar biasa. “Polri telah menunjukkan bahwa penegakan hukum tidak semata-mata soal pidana, tapi juga menyangkut keselamatan masyarakat, terutama generasi muda,” tuturnya.

Presiden Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa narkoba merupakan “ancaman terbesar terhadap masa depan bangsa.

” Karena itu, keberhasilan Polri dinilai selaras dengan arah kebijakan nasional untuk memberantas narkoba secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Tantangan dan Harapan

Meski demikian, Haidar mengingatkan bahwa kerja besar ini belum boleh membuat institusi kepolisian berpuas diri. Menurutnya, ke depan Polri perlu memperkuat strategi pencegahan, memutus rantai pasokan, dan memperluas program rehabilitasi bagi pengguna.

“Keberhasilan luar biasa ini harus dijadikan momentum untuk memperkuat sisi pencegahan dan pemulihan. Masyarakat juga harus ikut berpartisipasi agar perjuangan Polri melawan narkoba menjadi gerakan bersama,” ujar Haidar menutup pernyataannya.(tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *