IMG_20240303_185723
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Bangka SelatanBerita Utama

Buaya Raksasa Berhasil Diringkus Warga Laut Mempunai ! Gerak Cepat Tim Damkar-PB Basel

78
×

Buaya Raksasa Berhasil Diringkus Warga Laut Mempunai ! Gerak Cepat Tim Damkar-PB Basel

Sebarkan artikel ini
Caption: Penampakan Buaya Raksasa berhasil Diringkus Warga Mempunai Desa Serdang.(Foto-Istimewa)

Serdang-Djituberita.com,Sebuah peristiwa menegangkan terjadi di Laut Mempunai, Desa Serdang, Kabupaten Bangka Selatan. Buaya Raksasa Berhasil Diringkus Warga setempat, Kamis dini hari (29/2/24).

Kronologi kejadian dimulai saat Kadus Mempunai memberikan informasi bahwa sekitar 15 warga desa terlibat dalam penangkapan buaya tersebut.

Selanjutnya buaya tersebut memiliki panjang sekitar 5 meter dan berhasil ditangkap pada pukul 01.00 WIB dini hari. Keberadaan buaya ini sangat meresahkan bagi masyarakat dan nelayan, sehingga mereka memutuskan untuk menangkapnya.

Caption: Tim Gabungan Damkar/BP dan Warga Setempat Evakuasi Buaya Raksasa di Pesisir Laut Mempunai.(Foto-Istimewa)

Tim gabungan dari Damkar dan PB langsung bergerak cepat, setelah menerima laporan dari warga tentang penangkapan seekor buaya raksasa oleh nelayan Dusun Mempunai Desa Serdang Kabupaten Bangka Selatan.

Tim gabungan langsung diturunkan dalam operasi penangkapan buaya ini menggunakan 1 unit Mobil Hilux dan melibatkan 5 orang personil yang dipimpin oleh Koordinator Lapangan, Kasi PB Pak Wardi.

Peristiwa ini menjadi sorotan utama karena keberhasilan tim dalam menangkap buaya raksasa yang dapat mengancam keselamatan masyarakat dan nelayan setempat.

Hal ini juga menunjukkan kerja sama yang baik antara instansi terkait dalam menangani situasi darurat seperti ini.

Dalam penanganan kejadian ini, penanggung jawabnya adalah Plt Kasat POLPP Gatot Wibowo S.Hut., M.Si, Kabid Damkar Ardiyansah, S.Pd.I, M.M, Kasi Damkar Pri Handoko, ST, dan Kasi PB Wardi, S.Pd.

Sumber-Damkar/PB Basel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *