Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita NasionalBerita Utama

Naik Motor ke Persawahan, Kepala Staf Kepresidenan Cek Langsung Irigasi Petani di Deli Serdang

440
×

Naik Motor ke Persawahan, Kepala Staf Kepresidenan Cek Langsung Irigasi Petani di Deli Serdang

Sebarkan artikel ini
Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman meninjau langsung saluran irigasi P3-TGAI di area persawahan Deli Serdang menggunakan sepeda motor untuk memastikan aliran air sampai ke lahan petani.Deli Serdang, Sumatera Utara,(21/9/2026). Foto Tim Media KSP.

DJITUBERITA,DELI SERDANG – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman turun langsung ke area persawahan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (21/9/2026). Menggunakan sepeda motor, ia mengecek saluran irigasi untuk memastikan air benar-benar mengalir hingga ke lahan petani.

Peninjauan tersebut dilakukan dalam rangka kunjungan ke proyek Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) Program Percepatan Peningkatan Guna Air Irigasi (P3-TGAI). Dudung juga berdialog dengan anggota Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) guna mendengar langsung pengalaman mereka setelah program berjalan.

“Program ini untuk memastikan bahwa proyek irigasi ini bermanfaat sampai ke petak-petak sawah dan ladang milik petani, dan memastikan air mengalir ke lahan-lahan,” kata Dudung.

Menurut dia, pengecekan langsung penting untuk memastikan program pemerintah tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dari dialog dengan petani, Dudung memperoleh informasi bahwa aliran air menjadi lebih lancar dan produksi padi mengalami peningkatan.

Saluran yang ditinjau merupakan jaringan irigasi tersier, yang berada paling dekat dengan lahan petani. Adapun jaringan primer dan sekunder dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), sedangkan jaringan tersier dalam program tersebut dikerjakan masyarakat secara swakelola.

“Sekarang mereka sendiri langsung dikasih anggarannya untuk membuat tersier ini,” ujarnya.

Infrastruktur dari masyarakat untuk masyarakat

Dudung mengatakan pembangunan infrastruktur pemerintah tidak hanya menyasar proyek berskala besar seperti jalan tol, pelabuhan, dan bandara. Infrastruktur yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, menurut dia, juga menjadi bagian penting dari pembangunan.

Melalui skema padat karya, masyarakat dilibatkan secara langsung dalam pembangunan jaringan irigasi. Anggaran program tersebut bersumber dari APBN dan disalurkan untuk mendukung pelaksanaan pembangunan berbasis masyarakat.

Secara nasional, P3-TGAI mencakup 37 provinsi dengan anggaran Rp14,63 triliun. Di Sumatera Utara, program tersebut menjangkau 21 kabupaten/kota dengan anggaran Rp527,50 miliar.

Khusus Kabupaten Deli Serdang, program dilaksanakan di 57 titik lokasi dengan target penyerapan 38.475 tenaga kerja. Sementara di Kabupaten Serdang Bedagai terdapat 86 titik lokasi dengan target penyerapan 58.050 tenaga kerja.
Irigasi dan ketahanan pangan
Dudung menegaskan pembangunan dan pengawasan jaringan irigasi berkaitan erat dengan upaya memperkuat ketahanan pangan.

“Sesuai arahan Bapak Presiden, ketahanan pangan ini tidak boleh bergantung pada impor,” katanya.

Ia berharap kualitas jaringan irigasi yang diawasi secara berjenjang, mulai dari desa, kecamatan, kabupaten hingga provinsi, dapat semakin maksimal. Infrastruktur irigasi yang berfungsi baik diharapkan mendukung peningkatan produksi pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan usaha petani.

Dalam kunjungan tersebut, Dudung juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian, Kementerian ATR/BPN, serta Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya Balai Besar Wilayah Sungai, atas pelaksanaan program tersebut.

“Saya mengecek langsung untuk memastikan bahwa program pemerintah ini berjalan lancar. Mudah-mudahan pengembangan ini akan semakin meningkat, tentunya anggaran APBN sekarang betul-betul menyentuh masyarakat,” ujarnya.

Sumber: Siaran Pers Kantor Staf Kepresidenan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *