DJITUBERITA,BANGKA SELATAN – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Bangka Selatan menggelar Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di SMA Negeri 1 Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 121/Skr/PKK.Prov/VII/2026 tertanggal 16 Juli 2026 tentang pelaksanaan Upacara Hari Anak Nasional yang dirangkaikan dengan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada pelajar perempuan secara serentak di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Peringatan HAN ke-42 tahun ini mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, sebagai wujud komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus memperkuat perlindungan anak demi mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
Upacara berlangsung khidmat dengan Ketua TP PKK Kabupaten Bangka Selatan, Ny. Elizia Riza Herdavid, S.E., bertindak sebagai pembina upacara. Hadir pula jajaran pengurus TP PKK Bangka Selatan, Kepala SMA Negeri 1 Toboali beserta dewan guru, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Wilayah III, Fauzi, tamu undangan, serta ratusan siswa dan siswi.
Pelaksanaan kegiatan juga terhubung secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia yang diikuti TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan seluruh TP PKK kabupaten/kota se-Babel.
Dalam amanat Menteri PPPA RI yang dibacakan Ny. Elizia Riza Herdavid disampaikan bahwa Hari Anak Nasional menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjamin pemenuhan hak serta perlindungan anak secara menyeluruh.
Menurutnya, tema tahun ini bukan sekadar slogan, tetapi penegasan bahwa setiap anak berhak tumbuh, berkembang, memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan maupun diskriminasi, serta diberikan ruang untuk berpartisipasi dan menyampaikan pendapat.
Ia menegaskan bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, akademisi hingga pemerintah daerah.
Selain itu, masyarakat juga diajak memperkuat Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gerakan #RANA) dan Kampanye BERLIAN (Bersama Lindungi Anak) sebagai upaya kolaboratif dalam mencegah kekerasan terhadap anak, memperkuat peran keluarga, menciptakan ruang digital yang aman, serta membangun budaya gotong royong dalam perlindungan anak.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, TP PKK Kabupaten Bangka Selatan menyerahkan Tablet Tambah Darah (TTD) kepada 612 siswi SMA Negeri 1 Toboali. Program tersebut bertujuan meningkatkan kesehatan remaja putri, mencegah anemia sejak dini, serta mendukung lahirnya generasi yang sehat dan berkualitas.
Secara keseluruhan, pada tahun 2026 program pembagian TTD di wilayah Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang berada di Kabupaten Bangka Selatan menyasar 4.436 siswi, terdiri dari 1.604 siswi kelas X, 1.408 siswi kelas XI, dan 1.424 siswi kelas XII.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan remaja putri sekaligus mendukung terciptanya generasi penerus bangsa yang unggul menuju Indonesia Emas.(Red)















