Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita NasionalBerita Utama

Seskab Teddy Tinjau Hunian Baru Warga Rel Pasar Senen, Program Arahan Presiden Digenjot

×

Seskab Teddy Tinjau Hunian Baru Warga Rel Pasar Senen, Program Arahan Presiden Digenjot

Sebarkan artikel ini
Seskab Teddy Indra Wijaya dan Dirut PT Kereta Api Indonesia meninjau hunian warga pinggir rel di Stasiun Pasar Senen, Sabtu (25/4/2026).Foto: BPMI Setpres

Jakarta – Pemerintah terus mempercepat pembangunan hunian layak bagi masyarakat yang selama ini tinggal di kawasan pinggir rel kereta api, khususnya di wilayah Pasar Senen, Jakarta.

Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya meningkatkan kualitas hidup warga di kawasan padat perkotaan.

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyampaikan bahwa pembangunan hunian difokuskan di area sekitar Stasiun Pasar Senen, yang masih terdapat warga tinggal dalam kondisi terbatas.

“Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo, pemerintah tengah membangun hunian yang layak dan nyaman bagi warga yang selama ini tinggal di pinggir rel kereta api, khususnya di kawasan Pasar Senen yang hanya berjarak sekitar 2 kilometer dari pusat ibu kota,” ujar Teddy dalam keterangan tertulis.

Pada Sabtu (25/4/2026), Teddy bersama Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, meninjau langsung perkembangan pembangunan tersebut guna memastikan progres berjalan sesuai rencana.

Ia juga mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo sebelumnya telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi tersebut pada 26 Maret 2026 sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi masyarakat setempat.

Hunian baru itu dibangun sekitar 500 meter dari rel kereta Pasar Senen dan dirancang dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti tempat tinggal yang layak, sarana mandi, cuci, kakus (MCK), akses air bersih, tempat ibadah, hingga ruang bermain anak.

“Pembangunan dilakukan secara cepat berkat kerja sama erat antara Kementerian Perumahan dan sejumlah BUMN terkait,” lanjutnya.

Pemerintah menegaskan, program penataan kawasan permukiman ini tidak hanya dilakukan di Pasar Senen, tetapi juga akan diperluas ke wilayah lain secara bertahap.

“Penataan pemukiman menjadi lebih layak juga akan dilakukan di tempat lain secara bertahap dan berkala,” pungkas Teddy.

Program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam menghadirkan hunian yang lebih manusiawi dan bermartabat bagi masyarakat, sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan perkotaan secara berkelanjutan.

Sumber: BPMI Setpres

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *