Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Bangka SelatanBerita Utama

Tanam Padi Serentak, Pemkab Basel- Tim Kementerian Pertanian-TNI Kompak Dukung Swasembada Pangan

×

Tanam Padi Serentak, Pemkab Basel- Tim Kementerian Pertanian-TNI Kompak Dukung Swasembada Pangan

Sebarkan artikel ini
Caption: Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid foto bersama tim Kementerian Pertanian, TNI AD, dan penyuluh pertanian usai gerakan tanam padi serentak di Desa Rias, Selasa (15/4/2025).

TOBOALI,DJITUBERITA.COM –
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional di sektor pertanian. Salah satunya melalui gerakan tanam padi serentak yang digelar di Desa Rias, Kecamatan Toboali, Selasa (15/4/2025).

Bupati Bangka Selatan, Riza Herdavid, hadir langsung dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasinya terhadap semangat kolaborasi yang ditunjukkan petani, tim dari Kementerian Pertanian, serta TNI AD.

“Kami Pemerintah Kabupaten Basel sangat mendukung penuh langkah-langkah pusat dalam memperkuat sektor pertanian. Kegiatan ini adalah contoh nyata sinergi untuk mewujudkan swasembada pangan di daerah,” ujar Riza Herdavid.

Selain itu, Riza menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga gabah demi kesejahteraan petani. Ia menyebut peran Bulog sangat penting dalam mengontrol harga agar tetap sesuai dengan ketentuan nasional.

“Harga gabah tidak boleh di bawah Rp6.500 sesuai arahan Menteri Perdagangan. Jika ada pelanggaran, segera laporkan, akan kita tindaklanjuti melalui Bulog,” tegasnya.

Plt Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Bangka Selatan, Risvandika, menambahkan bahwa gerakan tanam padi serentak ini merupakan bagian dari upaya percepatan tanam dan penguatan ketahanan pangan di daerah.

“Kegiatan ini bukan hanya simbolis. Kami menggerakkan semua kekuatan—petani, penyuluh, TNI, dan pusat—untuk memastikan lahan sawah kita produktif dan berdaya saing,” ungkap Risvandika.

Ia juga menyebutkan bahwa program pendampingan kepada petani akan terus diperkuat, baik dari segi teknis budidaya, pengendalian hama, hingga akses terhadap pupuk dan alat mesin pertanian.

Gerakan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan masyarakat bisa menjadi kekuatan besar untuk mewujudkan kedaulatan pangan di Bangka Selatan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *