Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita Utama

Siapa Bilang Berita Pasar Toboali Kebanjiran Hoaks? Klarifikasi Tidak Berdasar,Tantang ke Dewan Pers!

×

Siapa Bilang Berita Pasar Toboali Kebanjiran Hoaks? Klarifikasi Tidak Berdasar,Tantang ke Dewan Pers!

Sebarkan artikel ini
Caption: Klarifikasi tak berdasar seolah membantah berita kebanjiran lantai dua sebagai hoaks, yang bertuliskan meminta masyarakat bijak dalam menggunakan media sosial.

Toboali Bangka Selatan – Redaksi Djituberita.com sekaligus Ketua DPC Pemerhati Jurnalis Siber Bangka Selatan (PJS Basel),Vilzar yang berlegal standing  lengkap dan terdaftar di Kesbangpol setempat,menantang balik klaim sepihak yang menyebut pemberitaan terkait kebanjiran di Pasar Toboali yang baru diresmikan wakil presiden hingga lantai dua sebagai hoaks.!.

Di saat para pedagang sendiri telah memposting kondisi lapangan yang memperlihatkan jelas kios mereka tergenang air, muncul klarifikasi yang justru membingungkan publik.

Redaksi Djituberita tak segan-segan menantang pihak yang merasa dirugikan oleh pemberitaan ini untuk membawa sengketa ke Dewan Pers.

“Kami tegaskan bahwa setiap informasi yang kami sajikan selalu berdasarkan fakta di lapangan. Jika klarifikasi tersebut ternyata tidak berdasar, maka kami siap mengajukan tuntutan balik.

Ketika fakta di lapangan sudah berbicara, ada saja yang mencoba memutarbalikkan kenyataan. Klarifikasi bahwa Pasar Toboali tidak kebanjiran hingga lantai dua pada Selasa Pagi (24/9/24) patut dipertanyakan?.

Pasalnya, bukan hanya satu atau dua pedagang yang ramai-ramai memposting kondisi kios mereka yang terendam air, tetapi sudah menjadi pembicaraan di kalangan masyarakat setempat.

Jika klaim ini sekadar hoaks, silakan ajukan sengketa ke Dewan Pers, sesuai aturan hukum jurnalistik.Namun, jika ternyata justru klarifikasi ini yang tak sesuai kenyataan, siap-siap menghadapi tuntutan balik secara konsekuensi hukum yang berlaku di NKRI.

Kebenaran tidak bisa diputarbalikkan begitu saja, dan masyarakat berhak tahu kondisi sebenarnya.

“Kami sarankan pihak yang menyebar klarifikasi ini untuk lebih berhati-hati dalam memberikan pernyataan, agar tidak justru terjebak dalam hoaks yang lebih besar. Sebab, seperti yang diketahui, fakta di lapangan sulit untuk disembunyikan.

Fakta tidak bisa ditutupi dengan klaim sepihak. Kebenaran tentang kondisi pasar dan banjir yang terjadi akan selalu terungkap.

Masyarakat juga diharapkan bijak dalam memilah informasi dan tidak mudah terjebak oleh klarifikasi yang menyesatkan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *