Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Berita Daerah

Satgas TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel Percepat Rehab Mushola Al Munawar Desa Penutuk

×

Satgas TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel Percepat Rehab Mushola Al Munawar Desa Penutuk

Sebarkan artikel ini
Anggota Satgas TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel bersama warga melakukan pengecatan pagar Mushola Al Munawar dalam program rehabilitasi tempat ibadah.

Lepar,Bangka Selatan –Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0432/Basel mempercepat rehabilitasi Mushola Al Munawar di Desa Penutuk, Pulau Lepar, Kabupaten Bangka Selatan.

Rehabilitasi tempat ibadah tersebut dilakukan untuk menyambut Bulan Suci Ramadhan sekaligus meningkatkan kenyamanan warga dalam beribadah. Kegiatan ini menjadi salah satu sasaran tambahan TMMD ke-127 yang berfokus pada pembangunan fasilitas sosial dan penguatan semangat gotong royong masyarakat.

Komandan Satgas TMMD ke-127 Kodim 0432/Basel, Letkol Inf Agus Wicaksono, mengatakan pemilihan Mushola Al Munawar sebagai sasaran fisik didasarkan pada kebutuhan mendesak masyarakat setempat.

“Renovasi mushola ini diharapkan membuat warga lebih khusyuk beribadah. Yang tidak kalah penting, proses pengerjaan yang melibatkan personel TNI dan warga merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, progres pengerjaan yang dimulai sejak 13 Februari 2026 telah mencapai sekitar 55 persen. Pekerjaan difokuskan pada pengecatan bagian luar dan dalam mushola, perbaikan pagar, serta pembenahan saranahpp tempat wudhu dan toilet.

Kepala Desa Penutuk, Juniharso, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD di wilayahnya. Menurut dia, keberadaan Satgas TMMD sangat membantu masyarakat, terutama mengingat keterbatasan akses menuju pusat kota.

“Alhamdulillah, dengan bantuan TNI, perbaikan mushola berjalan cepat dan semangat gotong royong warga semakin kuat,” katanya.

Satgas TMMD ke-127 menargetkan seluruh pekerjaan fisik dan nonfisik dapat diselesaikan tepat waktu sebelum penutupan program, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung dan berkelanjutan oleh masyarakat Pulau Lepar.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *