Bangka – Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitya Putra, S.H., S.I.K. menghadiri kegiatan Peresmian dan Serah Terima Bantuan Pembangunan Baru Rumah Layak Huni (RLH) Tahun 2026, Selasa (20/01/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di rumah Sudarta, warga Desa Tanah Bawah, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka. Rumah yang diresmikan merupakan hasil rehabilitasi dari program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang didanai melalui kolaborasi BAZNAS Kabupaten Bangka, PT Timah Tbk, dan Bank Sumsel Babel.
Program bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar lebih layak, aman, dan sehat, sekaligus mendorong kesejahteraan warga kurang mampu.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Bangka Fery Insani, S.E., M.M., Wakil Bupati Bangka Syahbudin, M.Tr.IP, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Jumadi, Kepala Satker Pengembangan Kawasan Permukiman Bangka Belitung Fahmi,
Ketua BAZNAS Kabupaten Bangka M. Nasir Hasan, Danramil 03 Merawang Lettu Suparyadi, para kepala OPD Kabupaten Bangka, Kapolsek Puding Besar AKP D.J. E. Panggabean, Camat Puding Besar Ary Pamungkas, S.STP, Kepala Desa Tanah Bawah Muhammad Kasim, serta perwakilan Bank Sumsel Babel dan PT Timah Tbk, dengan total undangan sekitar 30 orang.
Dalam sambutannya, Bupati Bangka Fery Insani mengimbau penerima bantuan agar menjaga dan merawat rumah yang telah dibangun. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam program rumah layak huni tersebut.
“Harapan kami, rumah ini dapat membawa dampak positif bagi penghuninya. Kolaborasi seperti ini harus terus dilanjutkan karena Kabupaten Bangka tidak bisa berdiri sendiri tanpa dukungan berbagai pihak,” ujar Fery Insani.
Bupati Bangka juga mendorong agar program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Sumsel Babel dan PT Timah Tbk terus digalakkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah bersama Wakil Bupati Bangka dalam mewujudkan Bangka yang lebih baik.
Usai peresmian, rombongan melanjutkan agenda dengan melakukan pengecekan lokasi persawahan di Desa Tanah Bawah yang dikelola oleh masyarakat setempat.















