Bangka Selatan – Polres Bangka Selatan resmi mengakhiri pelaksanaan Operasi Keselamatan Menumbing 2026 yang berlangsung selama 14 hari, sejak 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi kepolisian kewilayahan ini berakhir pada 15 Februari 2026 pukul 24.00 WIB dan berjalan aman serta kondusif.
Kapolres Bangka Selatan AKBP Agus Arif Wijayanto, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa operasi tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprin/136/I/OPS.1.3./2026 serta Surat Telegram Kapolda Nomor STR/126/II/OPS.1.3./2026 tentang selesainya Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Keselamatan Menumbing 2026.
Menurut Kapolres Agus, Operasi Keselamatan Menumbing bertujuan untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka kecelakaan serta fatalitas korban, menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), sekaligus membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
Selama pelaksanaan operasi, Polres Bangka Selatan mencatat berbagai kegiatan yang dilakukan oleh masing-masing satuan tugas. Satgas Preemtif melaksanakan 1.641 kegiatan, Satgas Preventif sebanyak 924 kegiatan, Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) memberikan 185 teguran, serta Satgas Bantuan Operasi (Banops) melaksanakan 56 kegiatan pendukung.
Kapolres menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan Operasi Keselamatan Menumbing 2026 berlangsung dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Ia berharap, berakhirnya operasi ini dapat berdampak positif terhadap peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas.
“Dengan selesainya Operasi Keselamatan Menumbing 2026, kami berharap budaya tertib berlalu lintas semakin mengakar di masyarakat, sehingga angka kecelakaan lalu lintas dapat terus ditekan,” ujar Agus. (Rilis)















