SUNGAILIAT, BANGKA – Upaya pengentasan pengangguran di Kabupaten Bangka memasuki fase baru. Pemerintah Kabupaten Bangka secara resmi meluncurkan dan menggaungkan Inovasi dan Kolaborasi Pengentasan Pengangguran (IKOPENA) dalam kegiatan sosialisasi yang digelar di OR Kantor Bupati Bangka, Senin (12/01/2026).
Program IKOPENA diproyeksikan menjadi strategi utama pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan.
Wakil Bupati Bangka, Syahbudin, dalam sambutannya menegaskan bahwa persoalan pengangguran tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata. Menurutnya, dibutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, baik unsur eksekutif dan legislatif, maupun dunia usaha yang meliputi BUMN, BUMD, dan sektor swasta.
“Pengentasan pengangguran harus dilakukan secara kolaboratif. Semua pihak memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya lapangan kerja serta peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujar Syahbudin.
Ia menjelaskan, melalui Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka, pemerintah daerah telah melakukan kajian dan riset mendalam terkait kondisi ketenagakerjaan di Bangka.
Hasil kajian tersebut menunjukkan perlunya terobosan melalui inovasi yang terstruktur, terintegrasi, dan berkelanjutan guna menjawab tantangan pengangguran yang ada.
Program IKOPENA diharapkan mampu menjadi motor penggerak sinergi antarinstansi pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendorong kemajuan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kiranya seluruh pihak dapat mendukung dan mengawal setiap inovasi yang telah dirancang agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Bangka,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi IKOPENA juga dirangkaikan dengan penyerahan Buku IKOPENA dari Wakil Bupati Bangka kepada Ketua Forum CSR. Penyerahan tersebut disaksikan oleh para tamu undangan sebagai simbol komitmen bersama dalam mewujudkan kolaborasi nyata untuk pengentasan pengangguran di Kabupaten Bangka.















