Pulau Lepar,Bangka Selatan – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0432/Bangka Selatan resmi ditutup dalam sebuah upacara di Lapangan Sepak Bola Desa Penutuk, Pulau Lepar, Rabu (11/3/2026).
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, S.E., M.M. dan dihadiri Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi, unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, Pemdes pulau Lepar serta masyarakat setempat.
Penutupan tersebut menandai berakhirnya kegiatan TMMD yang telah berlangsung selama satu bulan penuh, terhitung sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026, dengan mengusung tema “Darma Bakti TMMD Mewujudkan Percepatan Pembangunan di Wilayah.”
Dalam amanat Pangdam II/Sriwijaya yang dibacakan oleh Kasdam II/Sriwijaya, disampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah, personel Satgas TMMD, serta masyarakat yang telah bersinergi sehingga seluruh program, baik fisik maupun nonfisik, dapat diselesaikan dengan capaian 100 persen.
Menurutnya, program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat.
“TMMD bukan sekadar membangun infrastruktur, tetapi merupakan wujud komitmen TNI AD dalam menghadirkan solusi bagi kesulitan rakyat, memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat, serta mendukung ketahanan pangan dan percepatan penurunan stunting di wilayah pedesaan,” ujar Kasdam.
Sementara itu, Wakil Bupati Bangka Selatan Debby Vita Dewi menyampaikan rasa syukur atas pelaksanaan TMMD yang berjalan lancar sejak pembukaan hingga penutupan.
Ia menilai hasil pembangunan melalui program tersebut telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Desa Penutuk dan sekitarnya.
Menurutnya, setelah program selesai, masyarakat diharapkan dapat bersama-sama menjaga dan memelihara hasil pembangunan yang telah dilakukan.
“Alhamdulillah dari pembukaan sampai penutupan selama kurang lebih satu bulan berjalan dengan lancar. Hasil pembangunan sangat dirasakan masyarakat. Tinggal bagaimana kita bersama-sama menjaga dan memeliharanya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Debby.
Program TMMD sendiri merupakan wujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.
Dengan berakhirnya TMMD ke-127 ini, diharapkan pembangunan di wilayah Pulau Lepar, Bangka Selatan, dapat semakin berkembang dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.















