Jakarta – Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) menggelar Konsolidasi Nasional yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026).
Kegiatan bertema “Bersatu di Bulan Suci Ramadan, Wujudkan Asta Cita” ini menjadi ajang memperkuat soliditas kader dan pengurus SEMMI dari berbagai daerah sekaligus mempererat silaturahmi di bulan Ramadan.

Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Kepolisian Republik Indonesia Listyo Sigit Prabowo. Kehadiran Kapolri dinilai menjadi simbol dukungan terhadap peran generasi muda, khususnya mahasiswa, dalam menjaga stabilitas nasional serta memperkuat nilai persatuan di tengah dinamika kebangsaan.
Ketua Umum PB SEMMI Bintang Wahyu Saputra mengatakan, konsolidasi nasional ini bertujuan memperkuat arah gerak organisasi sekaligus menyatukan langkah kader dalam memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.
Menurut dia, SEMMI sebagai organisasi mahasiswa memiliki tanggung jawab moral dan intelektual untuk aktif terlibat dalam berbagai isu strategis nasional, mulai dari penguatan demokrasi, pemberdayaan ekonomi umat, hingga menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat.
“Konsolidasi nasional ini menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas kader SEMMI di seluruh Indonesia sekaligus meneguhkan komitmen organisasi dalam mendukung pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan,” kata Bintang.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri menegaskan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan sekaligus kekuatan moral bangsa. Ia menyebut mahasiswa memiliki posisi strategis dalam menjaga persatuan serta menjadi mitra penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Kapolri juga mengapresiasi langkah PB SEMMI yang terus membuka ruang dialog dan kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan kebangsaan.
“Mahasiswa memiliki posisi penting sebagai kekuatan moral bangsa. Kolaborasi antara pemuda, masyarakat, dan institusi negara menjadi kunci dalam menjaga stabilitas serta mendorong kemajuan Indonesia,” ujarnya.
Selain sesi konsolidasi organisasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi kebangsaan yang melibatkan para kader dan tokoh nasional. Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama sebagai simbol kebersamaan sekaligus memperkuat ukhuwah di antara kader SEMMI dan para tamu undangan.
Melalui kegiatan ini, PB SEMMI berharap peran mahasiswa Muslim dapat terus diperkuat dalam pembangunan nasional serta menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.















