Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Pertanian

Gapoktan Sinar Baru Bangka Selatan Sukses Kembangkan Pertanian Cabai Berkat Dukungan PT Timah

×

Gapoktan Sinar Baru Bangka Selatan Sukses Kembangkan Pertanian Cabai Berkat Dukungan PT Timah

Sebarkan artikel ini
Caption Foto: Petani cabai di Desa Paku, Bangka Selatan, panen hasil pertanian dengan dukungan PT Timah.

Bangka Selatan – Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sinar Baru di Desa Paku, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, terus berkembang sebagai kelompok petani cabai yang semakin berhasil dengan dukungan dari PT Timah Tbk.

Gapoktan ini terbentuk ketika para petani mulai beralih ke budidaya cabai setelah penghasilan dari sektor lain, seperti lada dan karet, mengalami penurunan. Dengan masa panen yang relatif cepat, sekitar 100 hari, cabai dinilai lebih menguntungkan dan memiliki perputaran ekonomi yang lebih cepat.

Sejak berdiri pada 2015, Gapoktan Sinar Baru kini menaungi 14 kelompok tani dengan total anggota mencapai 350 petani. Sejak 2023, mereka fokus pada budidaya cabai dengan dukungan modal dan penyuluhan dari PT Timah dalam dua tahun terakhir, yang membantu meningkatkan produktivitas pertanian.

Ketua Gapoktan Sinar Baru, Amir, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar dalam pertanian cabai saat ini adalah hama dan cuaca yang tidak menentu. Namun, dengan pelatihan dari PT Timah, para petani mampu mengatasi kendala tersebut.

“Tantangan terbesar yang kami alami dalam budidaya cabai adalah hama, jamur, serta kondisi cuaca yang kadang tidak menentu yang bisa membuat tanaman cabai mati atau membusuk,” ujar Amir.

Meski menghadapi berbagai tantangan, para petani terus berupaya meningkatkan teknik budidaya untuk memperkuat ketahanan tanaman mereka. Hasilnya, mereka berhasil meningkatkan produksi dan memenuhi kebutuhan pasar.

Panen cabai dari Gapoktan Sinar Baru selama ini disalurkan kepada pengepul sayuran lokal di Desa Paku sebelum akhirnya dipasarkan ke pasar-pasar besar di wilayah sekitar. Hingga kini, mereka telah melakukan panen sebanyak delapan kali.

Harga cabai dari petani saat ini berada di kisaran Rp70.000 per kilogram, sementara harga jual di pasar dapat mencapai Rp90.000 per kilogram.

Dengan mayoritas anggota yang kini mandiri dalam bertani cabai, Gapoktan Sinar Baru optimistis sektor pertanian ini akan terus berkembang. Mereka berharap dukungan berkelanjutan dapat meningkatkan produksi, memperluas pasar, dan memperkuat ketahanan ekonomi bagi masyarakat petani di Bangka Selatan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *