Tutup
Djitu Berita
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Bangka

Enam Hari Pencarian, Polsek Pemali dan Tim Gabungan Temukan Korban Laka Tambang

×

Enam Hari Pencarian, Polsek Pemali dan Tim Gabungan Temukan Korban Laka Tambang

Sebarkan artikel ini
Petugas gabungan Polsek Pemali, Polres Bangka, Brimob, Basarnas, BPBD, dan relawan mengevakuasi korban kecelakaan tambang yang tertimbun material tanah. Pemali, Bangka — Sabtu (7/2/2026).

Bangka – Polsek Pemali bersama tim gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi korban kecelakaan tambang yang tertimbun material tanah di Desa Pemali, Kabupaten Bangka. Korban bernama Soleh ditemukan pada hari keenam pencarian, Sabtu (7/2/2026), dalam kondisi meninggal dunia.

Proses pencarian dan evakuasi melibatkan personel Polres Bangka, Polsek Pemali, Brimob Polda Kepulauan Bangka Belitung, tim SAR, BPBD, Laskar Sekaben, serta dibantu masyarakat setempat. Sejak korban dilaporkan tertimbun pada Senin (2/2/2026), petugas langsung melakukan pencarian intensif menggunakan peralatan manual dan alat berat.

Selain itu, tim gabungan juga mengerahkan anjing pelacak Unit K-9 Dit Samapta Polda Kepulauan Bangka Belitung untuk mempercepat pencarian. Namun, upaya evakuasi menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi medan yang labil, berat, dan berisiko tinggi terhadap keselamatan petugas.
Pada hari keenam operasi pencarian, korban akhirnya berhasil ditemukan. Selanjutnya, jenazah dievakuasi dari lokasi tambang dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Kapolsek Pemali IPDA Tri Nurhadi menyampaikan apresiasi atas kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam proses evakuasi tersebut.

“Alhamdulillah, di hari keenam ini kita berhasil mengevakuasi korban yang tertimbun. Semua ini berkat dukungan dan sinergi dari berbagai pihak,” ujar IPDA Tri Nurhadi.

Ia juga mengimbau agar aktivitas pertambangan, khususnya tambang inkonvensional, selalu memperhatikan aspek keselamatan kerja guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Dengan ditemukannya korban, rangkaian operasi pencarian dan evakuasi kecelakaan tambang di Desa Pemali secara resmi dinyatakan selesai. Pihak kepolisian menyatakan tetap melakukan pendalaman terhadap peristiwa tersebut sebagai langkah evaluasi dan antisipasi ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *