Jakarta – Ramadhan 1447 Hijriah menjadi momentum istimewa bagi Urang Habang yang bermukim di Jabodetabek. Di kediaman Buyung Saleh kawasan Tebet, Jakarta Selatan, suasana berbuka puasa berlangsung sederhana namun sarat makna, Minggu (1/3/2026).

Bagi para perantau, kebersamaan ini bukan sekadar agenda berbuka, melainkan ruang untuk merawat silaturahmi yang kerap tergerus jarak dan kesibukan. Duduk bersila di atas tikar, bercengkrama dengan logat kental Habang, para kerabat saling bertukar cerita tentang kampung halaman, mengenang tanah kelahiran, sekaligus berbagi pengalaman pahit-manis hidup di tanah rantau.

Hidangan kuliner khas Habang yang tersaji menambah kehangatan suasana. Setiap suapan seakan menghadirkan kembali rasa kampung halaman, menguatkan ikatan batin antar sesama Urang Habang.
Di tengah obrolan ringan hingga diskusi mendalam, nilai kebersamaan tumbuh secara alami tanpa sekat usia, profesi, maupun latar belakang.
Ramadhan kali ini pun dimaknai sebagai waktu untuk menyatukan hati, saling menguatkan, dan menumbuhkan harapan akan keberkahan hidup.

Kehadiran media Djituberita.com menambah makna diskusi, memperkaya cerita tentang identitas, budaya, dan semangat menjaga akar kedaerahan di perantauan.

Bukber ala Urang Habang ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan tidak harus mewah. Cukup dengan niat tulus, pertemuan sederhana mampu menghadirkan ketenangan batin, memperpanjang silaturahmi, dan membuka pintu keberkahan Ramadhan seluruh Urang Habang di mana pun berada.















