Yogyakarta – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Bangka (ISBA) Yogyakarta sukses menggelar Rapat Anggota Istimewa (RAI) XIX pada 20 April 2025. Forum musyawarah tertinggi dua tahunan ini bertujuan mengevaluasi organisasi, merumuskan kebijakan strategis, memperkuat solidaritas antara anggota, serta memilih ketua umum baru yang berlangsung di Ruang Aula Eko Maulana Ali dengan tema
“Revitalisasi dalam Semangat Kebersamaan: Fondasi Kuat untuk ISBA yang Lebih Solid.

“Kegiatan dihadiri 50–60 mahasiswa Bangka yang menempuh pendidikan di Yogyakarta, mewakili lima rayon: Pangkal Pinang, Bangka Tengah, Bangka Induk, Bangka Selatan, dan Bangka Barat. Turut hadir Moris, Ketua Umum ARMABA sekaligus alumni ISBA, yang memberikan dukungan moral.
RAI XIX membahas tiga agenda utama:
- Penyerahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus ISBA periode 2022–2024.
- Pembahasan dan penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), yang sempat diskors karena keterbatasan waktu dan dilanjutkan pada 27 April 2025.
- Pemilihan Ketua Umum periode 2025–2026.
Dalam pemilihan, dua kandidat tampil: Muhammad Al-Jabbar (Abay) dari Rayon Bangka, mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), dan Ara Aryanda (Sin) dari Rayon Bangka Selatan, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Setelah pemaparan visi-misi dan sesi tanya jawab, dinamika musyawarah sempat deadlock. Melalui pendekatan lobbying kekeluargaan, forum akhirnya menyepakati Ara Aryanda (Sin) sebagai Ketua Umum dan Muhammad Al-Jabbar (Abay) sebagai Wakil Ketua Umum ISBA Yogyakarta periode 2025–2026.
Dalam sambutannya, Ara Aryanda menegaskan pentingnya persatuan, mengatakan,
“Ini bukan sekadar tentang siapa yang menang, melainkan kemenangan kita bersama. Untuk pertama kalinya, calon dari Basel dan Bangka Induk bersatu dalam satu langkah, satu nafas, dan satu tujuan.”
Terpilihnya Sin dan Abay diharapkan menghadirkan energi baru bagi ISBA Yogyakarta, mempererat persatuan, serta mengoptimalkan peran organisasi sebagai wadah aspirasi dan pengembangan potensi mahasiswa Bangka di Yogyakarta.
Kepengurusan baru ini ditargetkan segera menyusun program kerja yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan demi kejayaan ISBA Yogyakarta ke depan.(*)















