Toboali, Bangka Selatan – Ribuan masyarakat tumpah ruah di pusat Kota Toboali pada Sabtu malam (18/10/2025) mengikuti Fun Run Night 5K, yang menjadi ajang pembuka Kejuaraan Antar Kampung (Tarkam) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sekaligus Kemilau Pesona Bangka Selatan 2025.
Acara akbar ini dibuka secara resmi oleh Bupati Bangka Selatan Riza Herdavid bersama Wakil Bupati Debby Vita Dewi, ditandai dengan pengibaran bendera start di garis awal. Antusiasme warga tampak luar biasa, menandai semangat tinggi masyarakat Basel menyambut kegiatan olahraga dan hiburan rakyat tersebut.
Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua Tim Tarkam Kemenpora Wilayah Sumatera Edward T. Panjaitan, Pj Sekda Hepi Nuranda, para kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.
Basel Jadi Tuan Rumah Tunggal Tarkam Kemenpora 2025
Tahun ini, Kabupaten Bangka Selatan dipercaya sebagai satu-satunya tuan rumah penyelenggaraan Tarkam Kemenpora 2025 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Kepercayaan ini, menurut Bupati Riza Herdavid, menjadi bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap kesiapan dan semangat masyarakat Basel dalam mendukung kegiatan olahraga nasional berbasis masyarakat.
“Alhamdulillah, antusias masyarakat Bangka Selatan sangat luar biasa. Kami menyampaikan terima kasih kepada Kemenpora di bawah kepemimpinan Bapak Erick Thohir atas kepercayaan besar ini,” ujar Riza Herdavid di konfirmasi melalui media (19/10).
“Kami berharap kegiatan Tarkam ini tak hanya membangkitkan semangat olahraga, tapi juga menggairahkan ekonomi rakyat, UMKM, dan pariwisata daerah,” lanjutnya.
Riza juga menegaskan bahwa Bangka Selatan kembali dipercaya untuk kedua kalinya menjadi tuan rumah Tarkam Kemenpora, yang menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memajukan olahraga dan mempererat kebersamaan masyarakat.
Rangkaian Acara Hingga 24 Oktober
Kegiatan Tarkam Kemenpora 2025 di Bangka Selatan akan berlangsung dari 18 hingga 23 Oktober, dan ditutup pada 24 Oktober 2025. Beragam lomba dan hiburan rakyat siap digelar, mulai dari lomba layang-layang, burung berkicau, pilun tradisional, hingga pertunjukan seni budaya dan kuliner lokal.
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan berharap ajang ini menjadi momentum kebangkitan olahraga masyarakat sekaligus wadah mempererat tali silaturahmi antarwarga desa dan kelurahan.















