Tutup
Djitu Berita
IMG_20240303_185723
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
BabelBerita UtamaHukum & KriminalPangkalpinang

Tersangka Mantan Kabid PTP PT Timah: Desakan Sekjen DPD PJS Babel untuk Proses Hukum!

587
×

Tersangka Mantan Kabid PTP PT Timah: Desakan Sekjen DPD PJS Babel untuk Proses Hukum!

Sebarkan artikel ini

Pangkalpinang-Djituberita.com, Penetapan tersangka terhadap mantan Kabid Pengawasan Tambang dan Pengangkutan (PTP) area 3 Tanjung Gunung PT Timah Tbk, dalam pusaran kasus korupsi  Timah, Musda Hingga saat ini masih menjadi teka teki (17/04/24).

Pasalnya, setelah kurang lebih 3 tahun ditetapkan tersangka namun Musda sampai saat ini masih bersantai ria.

Setelah kini tak lagi menjabat sebagai Kabid Pengawasan Tambang dan Pengangkutan (PTP) area 3 Tanjung Gunung PT Timah Tbk, menurut informasi MA saat ini berprofesi sebagai seorang Wartawan.

Apakah profesi tersebut sebagai Bamper terkait permasalahannya?.

Dikarenakan Musda ditetapkan sebagai tersangka telah berjalan selama kurang lebih 3 tahun, dan seharusnya para APH memproses lebih lanjut terkait kasus tersebut.

Tidak ada kelanjutan terkait kasus dari mantan Kabid PTP Area 3 Tanjung Gunung PT Timah Tbk, Sekretaris PJS Bangka Belitung dalam hal ini ikut berkomentar.

“Kepada Kapolda Bangka Belitung, Kejati Bangka Belitung dan KPK untuk memproses ulang terkait kasus tersebut”, ucap Hardi Mardeni, S.H. Sekretaris PJS Bangka Belitung,”tegasnya dalam rilis pers,(17/04/24).

Menurutnya, hukum haruslah adil bagi setiap warga negara baik keatas maupun kebawah jangan menggunakan sistem tebang pilih.

Beliau juga meminta agar kinerja dari Polda Babel dan Kejati Babel nantinya terbuka untuk proses dari kasus yang merugikan PT Timah ini.

Kami telah mengkonfirmasikan hal ini kepada yang bersangkutan Musda namun yang membalas pesan kami yaitu istrinya.

“Maaf dengan istrinya pak beliau tengah diluar”, balas Istri Musda.

Kami juga telah mengkonfirmasikan hal ini kepada Anggi Selaku Humas PT Timah Tbk, untuk menanyakan terkait kasus tersebut namun pesan konfirmasi kami belum dibalas olehnya.

Kemudian kami juga akan menyuratkan hal ini kepada Kejati Bangka Belitung, Kapolda Bangka Belitung dan KPK,”desak Hardi.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *