Tutup
Djitu Berita
IMG_20240303_185723
WhatsApp Image 2024-02-01 at 14.25.18
PlayPause
Bangka SelatanBerita UtamaEkonomi

Jelang Lebaran: Harga Cabai di Pasar Toboali Semakin Meroket

1070
×

Jelang Lebaran: Harga Cabai di Pasar Toboali Semakin Meroket

Sebarkan artikel ini
Caption: Komoditas cabai di pasar tradisional Toboali Bangka Selatan(8/4/24)

Toboali-Dituberita.com, Mendekati Hari Raya Idulfitri 1445 H, harga semua komoditas cabai di pasar rakyat Kota Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, hari ini Senin (8/4/24) Pagi, semakin meroket.

Caption: Pasar rakyat di kawasan terminal Toboali Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Terpantau, Cabai merah keriting besar yang sebelumnya dibandrol 80 ribu per kilogram meloncat ke harga 100-120 ribu per kilogram. Begitu juga cabai rawit kecil yang sebelumnya normal seharga 75-80 ribu, kini mengalami kenaikan menjadi 110-120 ribu per kilogram.
“Berarti mencapai 40 persen kenaikan harga komoditas cabai di wilayah Toboali Bangka Selatan.

Selain cabai, harga komoditas bawang juga naik. Bawang merah yang sebelumnya 40 ribu per kilogram naik menjadi 45-50 ribu per kilogram, sedangkan bawang putih dari 45 ribu per kilogram menjadi 50 ribu per kilogram.

Caption:Pedagang cabai Ibu Wiwid dan teman.

Alasan kenaikan harga belum diketahui secara pasti, namun sejumlah pedagang salah satu pedagang cabai Ibu Wiwid mengaku kenaikan ini disebabkan oleh stok yang mulai minim sejak pekan lalu akibat pembeli yang mulai ramai menjelang hari raya.

Pedagang lainnya ibu Kartika dan Ibu mawang juga mengungkapkan hal yang sama, bahwa sudah menjadi hal umum harga pangan meroket menjelang lebaran karena biaya transportasi yang meningkat hingga dua kali lipat.

Caption: Pedagang Ibu Kartika.
Caption: Pedagang Ibu Mawang

Meski harga cabai naik, harga sayuran dan ikan tidak mengalami kenaikan signifikan. Menurut sejumlah pedagang cabai di Pasar Terminal Toboali, kenaikan harga cabai merah dipicu meningkatnya permintaan pembeli menjelang lebaran dan pasokan dari petani cabai berkurang.

Kenaikan jenis cabai tampak merata di seluruh pasar tradisional yang ada di Kota Toboali.

Salah satu pembeli yang enggan disebutkan namanya berhasil diwawancarai mengatakan, “walau pun ekonomi kurang bagus, ya gimana lagi, cukup atau tidak cukup uang, wajib dibeli, tidak bisa beli banyak, ya sedikit.”

Caption: Salah satu pembeli yang enggan disebutkan namanya.

Namun yang menarik, pas jelang raya semua ibu-ibu berbondong ramai beli perlengkapan lebaran, bahkan uang di sejumlah bank malah kehabisan uang,”ujar dia kepada awak media Djituberita.com.

Sebagai informasi, berdasarkan tanggal kalender nasional, Hari Raya Idul Fitri 1445 H akan jatuh pada 10 April 2024. Artinya, tepatnya 2 hari lagi bulan puasa akan berakhir dan disambung hari kemenangan.(Vilzar -red)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *